DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI Anggota DPD RI, Arya Weda Karna (AWK) mengutarakan bahwa dirinya akan kembali melanjutkan karier politiknya di DPD RI pada Pemilu 2024. 

Hal ini diungkapkan usai kunjungan ke kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Bali, Denpasar, Rabu (21/12/2022).

“Dalam undang-undang Pemilu kan harus ada pengumpulan KTP Dan proses di KPU sekarang. Tiang sedang berproses sekarang. Astungkara tiang melanjutkan swadharma tiang di DPD,” terangnya.

Baca juga :  Maju DPD RI, Ismaya Jaya: Ngayah Lebih Luas untuk Bali

Ia pun mengatakan bahwa posko relawan AWK yang tersebar di 716 desa di Bali tengah bergerak mengumpulkan dukungan dan KTP. 

“Posko-posko Kita di 716 desa sedang bergerak semua. Mereka mengumpulkan KTP semua. Tiang ikut relawan,” terangnya.

Baca juga :  Dr Subanda: Bendesa Bukan Jabatan yang Dilarang Berpolitik Praktis

Ketika ditanya terkait keinginan untuk maju dalam pemilihan Gubernur Bali 2024, AWK mengatakan bahwa politisi tidak boleh ditebak dulu.

Pada sejumlah lembaga survei atau polling nama AWK selalu muncul sebagai kandidat kuat Gubernur Bali  pada pemilihan umum 2024.

Namanya bersaing dengan tokoh-tokoh politik lainya seperti Gubernur Bali, I Wayan Koster, Bupati Badung, Giri Prasta, dan anggota DPR RI Bali, Gede Sumarjaya Linggih.

Baca juga :  Pemilu 2024 dan Bergesernya Politik Ideal

Diketahui pada Pemilu 2019, AWK berhasil mendapat sekitar 742.781 suara dalam pemilihan DPD RI Dapil Bali. 

Melalui perolehan tersebut ia menduduki posisi teratas mengalahkan mantan Gubernur Bali 2008-2018, Made Mangku Pastika, Pelingsir Puri Mengwi, A.A Gede Agung, dan Haji Bambang.