DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI Jaya Negara mengatakan bersamaan dengan membaiknya pariwisata, BPPD dan jajarannya diminta untuk gencarkan promosi pariwisata, demi menggaet wisatawan mancanegara (wisman) lebih banyak lagi.

Dikatakan, pariwisata Denpasar saat ini butuh promosi yang menyasar calon wisman maupun wisatawan domestik. Namun demikian, meski meminta BPPD melakukan promosi, pihaknya tidak mematok target. 

“Kita bekerja dulu, baru bisa menentukan target. Sekarang berbenah dulu, ini merupakan harapan baru pariwisata pasca pandemi,” katanya.

Baca juga :  Wali Kota Denpasar Apresiasi “NK 13 Custom War 2023”

Menurut Jaya Negara, unsur penentu kebijakan BPPD mendapat tugas untuk meningkatkan citra pariwisata, meningkatkan kunjungan wisman dan juga wisatawan domestik (wisdom). 

“Saya mengajak unsur pariwisata, penggerak pariwisata termasuk BPPD bisa berjalan dengan baik. Termasuk promosi dengan sentuhan dan strategi yang terbaik.”

“Kita juga focus promosikan Sanur sebagai salah satu destinasi wisata terbaik, hal tersebut juga telah didukung dengan pengerjaan infrastruktur pendukung yang terus dikembangkan,” tegas Jaya Negara. 

Baca juga :  Wali Kota Denpasar Klarifikasi Sayembara Turunkan Hujan di TPA Suwung

Adapun sembilan orang yang dikukuhkan sebagai unsur penentu kebijakan BPPD Denpasar, antara lain IB. Gede Agung Sidharta dari unsur PHRI Kota Denpasar, I GN Gede Krisna dari unsur ASITA Bali, IB. Kharisma Jaya dari unsur Pata Bali Chapter, Kadek Pariani dari unsur Gahawisri Kota Denpasar, Luh Suciati dari SIPCO Bali, Komang Puji dari HPI Bali, dr, I Putu Sudana dari unsur akademisi Fakultas Pariwisata UNUD, AA P Agung Suryawan Wiranatha dari Pusat Unggulan Pariwisata UNUD dan Putu Deddy dari AOC Bali. 

Baca juga :  Wali Koto Denpasar Ucapkan Hari Raya Idul Fitri 1445

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan kepada perwakilan BPPD atas komitmen dan kontribusinya sebagai Unsur Penentu Kebijakan Badan promosi pariwisata Daerah Kota Denpasar periode 2018-2022.