DIKSIMERDEKA.COM, BULELENG, BALI – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenpar) berkolaborasi dengan Plataran Menjangan Resort and Spa dan Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng mendukung dan memperluas kapasitas kelompok usaha bersama ekowisata bahari (KUB) Banyumandi, Desa Penjarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.

Dukungan diberikan dalam bentuk pendampingan dan bantuan fasilitasi peralatan diving dan snorkeling, serta program padat karya berupa seminar wisata minat khusus tentang diving-snorkeling yang berkelanjutan, dan bimbingan keselamatan kapal wisata.

“Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari koridor program ‘Towards Climate Positive Tourism through Decarbonization and Ecotourism‘ yang diluncurkan di The Octagon Ocean Club pada 6-7 Juli 2022,” ujar Marcom Plataran Menjangan Resort and Spa, Wiwin Septriani, Rabu (30/11/2022).

Baca juga :  Wisata Lebaran 2026 Meledak! Belanja Tembus Rp19,86 Triliun, Ekonomi Langsung Terdongkrak

Selain itu, terangnya lebih lanjut, juga merupakan bagian dari implementasi Pemerintah Indonesia dalam 5 pilar The Tourism Working Group (TWG), yaitu: Climate Action, Biodiversity Conservation, dan Circular Economy.

KUB Banyumandi adalah organisasi usaha UMKM lokal yang diwujudkan oleh Plataran Menjangan Resort and Spa yang beranggotakan nelayan Banyuwedang di Desa Pejarakan yang bekerja menangkap, mengolah, dan menjual ikan. 

“Kegiatan pendampingan pemerintah ini bersifat bottom-up dan berdasarkan kebutuhan pengusul, setelah itu proposal tersebut dikaji dan dibantu oleh tim teknis dan tim ahli berdasarkan topik wisata minat khusus ekowisata bahari,” terang Wiwin.

Baca juga :  Kemenpar Gelar Dharma Santi Nyepi 2026, Teguhkan Pariwisata Berkualitas

Tentang Plataran Menjangan

Plataran Menjangan sendiri merupakan ikon dan pelapor ekowisata ekowisata, terletak di hutan seluas 382 hektar yang menjadi rumah bagi 175 spesies flora dan 167 spesies fauna. 

Plataran Menjangan menyediakan fasilitas resor kelas atas dan pengalaman mewah. Memiliki 19 vila, klub laut, pusat spa, restoran eksklusif, dan armada tiga kapal layar pinisi pribadi serta yacht yang menjelajahi lingkungan sekitar Pulau Menjangan yang eksotis, dikelilingi oleh empat pegunungan di sekitarnya. 

Baca juga :  Rapat Bersama DPR,Menteri Pariwisata Bantah Bali Sepi: 12,2 Juta Kunjungan Tercatat,

“Masterplan Plataran Menjangan dirancang oleh Hitesh Mehta dari HM Design, yang dianggap sebagai salah satu otoritas, praktisi, dan peneliti terkemuka di dunia dalam perencanaan fisik pariwisata/ekowisata berkelanjutan dan aspek arsitektur ecolodge lanskap,” papar Wiwin.

Plataran Menjangan katanya lebih lanjut, telah bersertifikat CHSE (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. “Artinya, wisatawan yang berkunjung tidak perlu khawatir dengan kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan selama menginap,” katanya.