Selesai Tahun Ini, Infrastruktur Pendukung KTT G-20 Tunjang Ekonomi Masyarakat
DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa semua penataan dan peningkatan infrastruktur untuk persiapan mendukung Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 tahun ini sudah selesai.
Pengerjaan tersebut telah memasuki tahapan akhir rekonstruksi dan diklaim ramah lingkungan, sebagai bentuk dukungan Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim.
“Persiapan tersebut meliputi penataan dan peningkatan infrastruktur di Tahura Mangrove Ngurah Rai Bali dan Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta untuk KTT G20 sudah selesai,” kata Menteri Basuki Hadimuljono, Selasa (8/11/2022).
Selain itu, Menteri Basuki mengatakan, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan dan jembatan di Bali juga dilakukan untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan para pengguna jalan.
Kementerian PUPR juga memastikan peningkatan infrastruktur konektivitas di Bali tidak hanya untuk pendukung KTT G-20, namun juga untuk menunjang perekonomian masyarakat.
“Akses jalan yang semakin baik juga akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar dengan bangkitnya sektor pariwisata,” kata Menteri Basuki.
Adapun dukungan infrastruktur jalan dan jembatan di Bali meliputi preservasi ruas Simpang Pesanggaran hingga Nusa Dua, preservasi Jalan Jimbaran–Uluwatu, penataan landskap bundaran, pedestrian, dan median jalan mulai dari ruas Jalan Bandara Ngurah Rai hingga ke lokasi pelaksanaan G20.
Termasuk penataan akses jalan dan kawasan parkir Garuda Wisnu Kencana (GWK) serta peningkatan kualitas jalan akses Tampak Siring.
Pekerjaan dilaksanakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya dengan biaya APBN senilai Rp 241,4 miliar. Saat ini progres pekerjaannya sudah mencapai 95,95 persen dengan target selesai 10 November 2022.
Untuk meningkatkan kualitas dan estetika, seluruh pekerjaan preservasi jalan dan jembatan disertai dengan beautifikasi dan penghijauan yang masif, sehingga lebih ramah lingkungan.
“Diharapkan, Provinsi Bali yang ditunjuk sebagai pusat lokasi penyelenggaraan KTT G20 akan siap sebagai tuan rumah sekaligus sejalan dengan tema utama, yaitu Recover Together, Recover Stronger,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan