DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Di tengah minimnya fasilitas sarana prasarana olahraga dan dukungan anggaran yang masih kecil, kondisi olahraga di Bali nyatanya tetap menorehkan prestasi. Untuk itu, upaya  menambah fasilitas olahraga dan dukungan anggaran akan membuat kondisi olahraga Bali semakin Bagus. 

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Bali yang juga Ketua Kontingen Bali untuk Pra Popnas Kalimantan Selatan,  I Made Dana Tenaya saat ditemui disela-sela pelepasan atlet, bertempat di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jumat (21/10/2022). 

Made Dana Tenaya mengatakan bahwa kondisi olahraga di Bali telah mampu bersaing dengan provinsi-provinsi di Indonesia khususnya provinsi di daerah Jawa. Hal ini dibuktikan ketika PON 2021 Bali berhasil menduduki posisi lima besar. 

Baca juga :  Olahraga Instrumen Penting dalam Pendidikan dan Peningkatan Produktivitas

“Ini membuktikan bahwa pembinaan olahraga kita di Bali sudah semakin meningkat dengan adanya teknologi serta adanya pembinaan-pembinaan dari jenjang SD, SMP, SMA melalui kegiatan Porsenijar,” terangnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa  pembinaan atlet muda sudah dilangsungkan dengan sebuah sistem yang terpola dan berjenjang dari SD, SMP, dan SMA melalui ekstrakuler di sekolah. Pembinaan dari jenjang sekolah ini sebagai modal utama dalam membina olahraga pendidikan.

“Sehingga nanti kedepan ketika olahraga pendidikan ini ingin menuju olahraga prestasi yang nanti akan dibina oleh KONI, disinilah cikal bakalnya dari sekolah-sekolah ini,” terangnya.

Baca juga :  Aris Wibawa Persembahkan Emas Pertama Tim Renang Indonesia

Kendati sudah bisa bersaing dan menghasilkan prestasi, Dana Tenaya mengatakan, pengembangan dunia olahraga di Bali masih terkendala dengan fasilitas olahraga yang terbatas dan hanya terpusat di Kota. 

“Kalau fasilitas masih sangat kurang, dimana pusat-pusat olahraga masih menumpuk di Pusat Kota sehingga pembinaan dapat berjalan. Sementara di Kabupaten lain sebetulnya ada tapi masih kurang. Walaupun masih minim fasilitas tetapi Kita dapat menorehkan prestasi,” terangnya.

Ia pun mencontohkan olahraga Senam Lantai Bali. Kendati tidak memiliki Gedung dan sarana prasarana untuk latihan yang masih kurang,  tapi bisa berbicara banyak di tingkat nasional, terutama pada event-event olahraga pendidikan dimana senam lantai Bali pernah mendapat medali emas.

Baca juga :  Tanding Lawan Presiden, Hendra Setiawan : Lebih Berat Dibandingkan Lawan The Minions

Disamping masih minimnya fasilitas, dukungan anggaran untuk pengembangan Dunia Olahraga di Bali masih terbatas sehingga memang harus dikelola dengan baik dan dimaksimalkan sembari membuktikan dengan prestasi. 

Untuk itu ia pun berharap agar peningkatan atau penambahan sarana dan prasarana olahraga dapat segera dilakukan tidak hanya di pusat kota tetapi juga di seluruh Bali sehingga atlet-atlet olahraga Bali dapat meningkatkan serta menorehkan prestasi bagi Bali. (*/sin)