DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA Kakorlantas Polri, Irjen Pol Drs. Firman Santyabudi M.Si, memimpin apel gelar pasukan operasi Zebra Jaya Tahun 2022 di lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (03/10).

Dalam sambutannya, Irjen Pol Firman Santyabudi menyampaikan, cerminan dari kemajuan budaya suatu bangsa dapat dilihat dari berlalu lintasnya. Dari berlalu lintas dapat dilihat tertib, disiplin dan ketaatan suatu masyarakat. 

Baca juga :  12 Hari Pengetatan Arus Balik, Kakorlantas Jaring 1.309 Positif Covid

Mulai tertibnya berkendara, taat membayar pajak, serta disiplin berkendara dalam berlalu lintas.

“Kemacetan dan kecelakaan menjadi sebuah permasalahan utama dalam berlalu lintas apalagi jika sampai merenggut nyawa seseorang. Salah satu dari penyebab utama kecelakaan berlalu lintas adalah karena rendahnya kesadaran dalam berlalu lintas,” ujar Firman.

Tercatat jumlah laka lantas tahun 2022 sampai dengan bulan 5 agustus berjumlah sebanyak 6.707 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 452 orang, luka berat sebanyak 972 orang dan luka ringan sebanyak 6.704 orang, dengan kerugian materil mencapai Rp 13.451.150.000.

Baca juga :  Kakorlantas Siapkan 109 Check Point, Pastikan Pemudik Bawa Surat Bebas COVID-19

“Tentunya hal ini perlu kita cermati bersama dalam rangka evaluasi untuk mengurangi angka kecelakaan tersebut. Kunci utama yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan kesadaran berlalu lintas yang baik di masyarakat,” ujarnya.

Untuk diketahui bersama bahwa dalam pelaksanaan Operasi Zebra Jaya Tahun 2022 melibatkan 3.070 personil terdiri dari 1.381 personel Satgasda dan 1.689 Satgasres, yang akan dilaksanakan selama 14 hari yaitu pada tanggal 3 sampai 16 Oktober 2022. 

Baca juga :  Random Tes Antigen Pemudik Masuk Jakarta 13.675 Orang, Kakorlantas: 72 Reaktif COVID-19

“Melalui kerjasama lintas sektoral yang telah terbangun selama ini, saya memiliki keyakinan bahwa operasi zebra jaya tahun 2022 akan mampu mencapai target yang diharapkan,” tandasnya. (Bus)