Sebabnya, para mahasiswa inbound ini selain sebagai mahasiswa, juga sebagai wisatawan domestik.

“Bayangkan ada 70 kampus di Bali tiap kampus diisi 50 mahasiswa inbound jadi ada 3.500 mahasiswa inbound, ini potensi ekonomi luar biasa bagi kepariwisataan Bali,” jelas Dadang.

Baca juga :  ITB Stikom Bali Klarifikasi Tidak Ada Hubungan dengan Stikom Bandung

Sementara itu, Koordinator PMM ITB STIKOM Bali, Dr. Evi Triandini M.Eng, menjelaskan kuota mahasiswa inbound di ITB STIKOM Bali ini ada 60 mahasiswa. Namun dalam perjalanan, Evi mengatakan beberapa mahasiswa terkendala dan memilih mengundurkan diri.

Baca juga :  Kunjungi ITB STIKOM Bali, Konjen Jepang Buka Peluang Kerjasama

“Dalam periode ini ITB STIKOM Bali menerima 53 mahasiswa,” kata Evi.

Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) tahun 2022 saat diterima ITB STIKOM Bali di kampus Jalan Raya Puputan No. 86 Renon, Denpasar, Jumat (30/9). (Foto: Ngurah)

Dalam program yang mengusung tema “Bertukar Sementara Bermakna Selamanya” ini, ke-53 mahasiswa inbound ini akan mengikuti perkuliahan di ITB STIKOM Bali mulai 3 Oktober 2022 sampai Januari 2023, atau selama satu semester.