DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI membantah berita yang menyatakan, bahwa delegasi Indonesia yang dipimpin oleh seorang “pejabat senior” telah mengunjungi Israel dalam rangka normalisasi hubungan kedua negara. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, melalui keterangan tertulis setelah  konferensi pers secara daring, Kamis (22/9).

Faizasyah menegaskan, Kemlu sebagai pengampu kebijakan luar negeri Indonesia tidak pernah melakukan langkah-langkah yang mengarah ke normalisasi hubungan, seperti yang dilaporkan media Israel tersebut.

Baca juga :  Kapal Tugboat Musaffah 2 Meledak di Selat Hormuz, Tiga WNI Masih Hilang

“Posisi Indonesia tidak berubah, bahwa yang kita dahulukan adalah satu penyelesaian damai antara Palestina dan Israel yang berangkat dari Solusi Dua Negara yaitu untuk berdamai dengan batas-batas wilayah yang jelas,” kata Faizasyah.

Baca juga :  45 WNI Dievakuasi dari Iran, Tiba Bertahap di Soetta di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah

Faizasyah mengatakan siapa pun yang disebut sebagai “pejabat senior” oleh media Israel tersebut tidak bisa mewakili kepentingan Indonesia.

Sebelumnya, The Jerusalem Post melaporkan bahwa Indonesia mengirim delegasi rahasia yang dipimpin oleh seorang “pejabat senior” ke Israel, di tengah memanasnya hubungan baru-baru ini antara kedua negara.

Berita itu menyebut bahwa serangkaian pertemuan dan laporan dalam beberapa bulan terakhir pada 2021 menunjukkan bahwa Israel dan Indonesia telah tumbuh lebih dekat, dengan kerja sama perdagangan dan pariwisata.

Baca juga :  3 Jurnalis Tewas Digempur Israel di Lebanon, Presiden Aoun: Kejahatan Terang-terangan!

Laporan itu juga menyebut bahwa Menlu AS Antony Blinken juga mengangkat kemungkinan normalisasi hubungan diplomatik Indonesia-Israel, dalam pertemuan dengan para pejabat di Jakarta pada Desember tahun lalu. (*/sin)