DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA Dalam rangka memeriahkan rangkaian acara menyambut HUT KMHDI ke-29, PP KMHDI menggandeng UKM Hindu se-Jabodetabek bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta mengadakan kegiatan sosial donor darah yang berlangsung di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, pada Sabtu (27/8).

“Kegiatan donor darah ini diikuti oleh beberapa UKM Hindu se-Jabodetabek dan juga BEM STAH DNJ. Ini merupakan kolaborasi kegiatan sosial yang kami adakan untuk menyambut HUT 29 Tahun KMHDI,” kata Deni Krisnandi selaku Ketua Departemen Sosmas PP KMHDI.

Baca juga :  Gelar MPAB XXVIII, PC KMHDI Denpasar Tanamkan Nilai Kepemimpinan untuk Generasi Emas

Deni Krisnandi, menjelaskan setelah melaksanakan kegiatan sosial donor darah, selanjutnya akan dilaksanakan kegiatan bakti sosial di beberapa pura yang ada di Cibinong dan Bogor.

“Setelah kegiatan donor darah hari ini, rangkaian kegiatan selanjutnya adalah bakti sosial berupa pemberian bantuan sarana dan prasarana persembahyangan kepada pemangku, sembako dan bantuan alat kebersihan di beberapa Pura yang ada di Cibinong dan Bogor,” terangnya.

Baca juga :  KMHDI Minta Polda Lampung Diperiksa Terkait Refresifitas Penanganan Massa Aksi

Dalam kesempatan yang sama, Presidium II PP KMHDI, Putu Asrinidevy juga menjelaskan bahwa HUT ke-29 KMHDI mengangkat tema “Inovasi dan Kolaborasi Membangun Negeri” ini bertujuan untuk membangun sinergi dan kerjasama dengan berbagai organisasi Hindu, khususnya organisasi mahasiswa Hindu.

“Beberapa rangkaian kegiatan HUT ke-29 KMHDI menggandeng UKM Hindu se-Jabodetabek, ini merupakan perwujudan dari semangat tema yang diusung, yaitu menciptakan inovasi dan berkolaborasi untuk membangun negeri,” jelas Putu Asrinidevy.

Baca juga :  e-NGOPI Perdana: Menimbang Hitam-Putih Keberlanjutan PPKM

Ia juga berharap bahwa kolaborasi seperti ini tidak hanya berhenti sampai di sini, tapi harus selalu dijaga dan terus dibangun.

“Harapannya, semangat kolaborasi tidak hanya berhenti di sini. Kolaborasi ini harus terus berlanjut dalam berbagai situasi dan berbagai kegiatan kedepannya. Hal ini penting agar keberadaan mahasiswa Hindu dapat memberikan manfaat bagi organisasi, masyarakat, umat Hindu dan tentunya bangsa Indonesia,” tutupnya. (*/sin)