Gubernur Koster Paparkan Keberhasilan Penanganan Pandemi, Bali Kategori Terbaik
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Gubernur Bali, I Wayan Koster memaparkan keberhasilan penanganan Pandemi Covid-19 yang mulai membaik di Provinsi Bali. Pemaparan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-23 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, Minggu (14/08/2022).
Sidang yang berlangsung pukul 11.00 sampai pukul 13.00 itu dihadiri oleh anggota DPD RI daerah pemilihan Bali, anggota DPR RI pemilihan Bali, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Bali, serta Forkompinda provinsi Bali.
Dalam kesempatan tersebut, I Wayan Koster menyampaikan, Pandemi Covid-19 yang pertama kali muncul pada tanggal 10 Maret 2020 di Provinsi Bali, telah dapat dikelola dengan sangat baik. Hal ini ditandai dengan penurunan kasus baru pandemi covid-19 di Bali dan tingginya tingkat kesembuhan.
“Selain itu, menurunya pasien yang dirawat dirumah sakit, dan tingkat kematian mendekati 0 persen,” terang I Wayan Koster dibalas dengan tepuk tangan oleh peserta di ruang sidang.
Menurutnya, penurunan kasus ini dilatari oleh keberhasilan membangun kekebalan tubuh masyarakat melalui capian vaksinasi yang tinggi. Tercatat vaksin dosis satu 105 persen, vaksin dosis dua 97 persen, dan vaksin dosis tiga 78 persen.
Lebih lanjut, I Wayan Koster mengatakan, dengan perolehan tersebut, provinsi Bali masuk kedalam kategori provinsi terbaik dalam penanganan pandemi Covid-19. Selain itu juga, menjadi provinsi tercepat dalam pencapaian vaksinasi dan khusus vaksin Booster, tertinggi di Indonesia.
Untuk itulah, Wayan Koster menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada unsur-unsur penanganan Satgas Covid-19 yang telah bekerja keras secara bersama-sama.
“Kepada layanan kesehatan dan tenaga kesehatan yang telah bekerja tanpa lelah dan penuh resiko berdiri atas nama kemanusian dalam menangani Pandemi Covid-19,” ujar Wayan Koster.
Di samping itu, I Wayan Koster juga menyampaikan bahwa seiring dengan membaiknya penanganan Pandemi Covid-19 dan tingkat vaksinasi yang tinggi, pihaknya telah meyakinkan pemerintah pusat agar Bali diberikan kelonggaran bagi wisatawan mancanegara (Wisman) dan domestik untuk berkunjung ke Bali.
Saat ini tercatat Wisman yang berkunjung ke Bali lebih dari 9.000 orang setiap harinya. Selain itu, jumlah penerbangan internasional ke Bali terus meningkat mencapai 23 maskapai dari berbagai negara.
“Wisatawan Domestik yang berkunjung ke Bali sudah mencapai diatas 10.000 orang kedatangan setiap hari melalui bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Belum dihitung yang melalui jalur darat,” terang I Wayan Koster
Lebih lanjut, seiring dengan tingkat kunjungan wisatawan ke Bali, maka secara langsung berdampak pada tingkat hunian hotel, restaurant, dan objek wisata yang semakin ramai. Secara makro ekonomi Bali pada triwulan II menunjukan tumbuh positif 3,04 persen.
“Meningkat jauh, dibandingkan dengan situasi yang sangat berat yang kita hadapi tahun 2020, dimana pertumbuhan ekonomi Bali terkontraksi terdalam minus 9,31 persenn, lalu di 2021 menjadi minus 2,27 persen,” papar Wayan Koster. (Gus)

Tinggalkan Balasan