PDAM Denpasar Rancang KPBU untuk Turunkan Kebocoran Air
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pemenuhan air bersih di Kota Denpasar saat ini baru sebesar 81,11%. Belum maksimalnya pemenuhan air bersih ini disebabkan karena tingkat kehilangan air di Kota Denpasar yang cukup tinggi sekitar 40,43%. Hal ini juga menjadi salah satu sebab penduduk Kota Denpasar belum terlayani air bersih secara maksimal.
Hal tersebut terungkap dalam Konsultasi Publik Studi Pendahuluan Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) Penurunan Non Revenue Water (NRW) dan Pengembangan Sarana Distribusi SPAM di Kota Denpasar yang dilaksanakan di Inna Heritage Hotel, Jumat (12/8/2022).
Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wiradana mengatakan pemenuhan kebutuhan pokok air bersih merupakan salah satu pelayanan dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah.
Berdasarkan Sustainable Development Goals (SDGS) Tahun 2016-2030, target pemenuhan air bersih adalah 100%.
“Hal inilah yang mendorong pemerintah Kota Denpasar untuk semakin meningkatkan pelayanan dan pengembangan sarana dan prasarana pelayanan air bersih kepada masyarakat di Kota Denpasar,” ujarnya.
“Kami Pemerintah Kota Denpasar sangat mendukung dilaksanakannya penurunan NRW dan pengembangan sarana distribusi SPAM di Kota Denpasar sebagai upaya untuk memenuhi layanan kebutuhan air bersih kepada masyarakat di Kota Denpasar,” kata Alit Wiradana.
Sementara Dirut Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma Kota Denpasar, IB Gede Arsana mengatakan tujuan konsultasi publik ini agar masyarakat dan pelanggan memahami mekanisme yang ada dalam setiap penyusunan kebijakan yang dibuat oleh Perumda.
“Kami terus melaksanakan berbagai inovasi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih maksimal serta menyerap aspirasi karena kebutuhan masyarakat setiap harinya terus berkembang.”
“Dan saya berharap melalui konsultasi publik ini dapat menghimpun aspirasi dan masukan para pemangku kepentingan terhadap proyek penurunan NRW dan pengembangan sarana distribusi SPAM di Kota Denpasar sebagai upaya meningkatkan cakupan dan kualitas layanan Perumda Tirta Sewaka Darma,” katanya. (rls/wan)

Tinggalkan Balasan