BPR Lestari Tetap Kuat meski Dihantam Pandemi, Alex: Terima Kasih Lestarian
Komisaris Utama BPR Lestari Bali, Alex Purnadi Chandra. (Ist)
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Tahun 2020 hingga 2022 ini memang bukan tahun yang mudah, khususnya bagi dunia usaha. Banyak pelaku usaha yang kesulitan akibat dampak pandemi Covid-19, bahkan tidak sedikit yang gulung tikar alias bangkrut. Kondisi sulit itu juga salah satunya dialami oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Lestari.
Seperti diungkapkan Komisaris Utama BPR Lestari Bali, Alex Purnadi Chandra dalam unggahan di akun FB-nya, Selasa (18/1/2022) menyebutkan tahun 2021 memang bukan tahun yang mudah, namun pendiri BPR yang beralamat di Jalan Teuku Umar 110 Denpasar Barat ini mengaku bersyukur.
Alex mengatakan, meski tak luput dari hantaman badai pandemi, BPR Lestari tetap kuat karena para nasabahnya yang pantang menyerah. “@lestarian (sebutan untuk nasabahnya, red) is die harder (pantang menyerah, red) semua,” kata Alex melalui akun medsosnya.
Lebih lanjut, Alex mengungkapkan berkat upaya heroik BPR Lestari di tahun 2020 tetap mampu membukukan pertumbuhan yang dikatakan cukup lumayan.
“Dengan upaya-upaya yang heroik Bank Lestari Bali berhasil membukukan pertumbuhan yang lumayan, risiko yang terukur, likuiditas yang bagus serta permodalan yang kuat. Laba memang tidak sebaik tahun 2019, namun ‘the crisis hit us all‘ dan itu ada biayanya,” ungkap Alex dalam tulisannya.
Alex menyebutkan, sebuah bank dikatakan sehat jika Capital Adequacy Ratio (CAR)-nya minimal 12%. Bank Lestari Bali (BPR) di bulan Desember 2021 membukukan modal lebih dari dua kali lipat persyaratan minimal yakni 27%. Dan dikatakan, trend-nya setiap tahun konsisten meningkat.
“NPL (Non-Performing Loan) 1,69% ini rasio kredit yang bermasalah dibandingkan dengan total kredit yang disalurkan. Cukup baik menurut saya mah,” cetusnya.
Lebih lanjut Alex menjelaskan ROA (Return of Asset) 2,9% ini rasio profitability. Menurun dibandingkan tahun 2019. “Ada biaya-biaya krisis di sini. Kita semua menanggungnya,” sebut mantan pegawai BCA ini.
Ditambahkan Alex, BPR Lestari dalam menyalurkan kredit sangat berhati-hati. Hanya 66%-an dari dana yang dihimpun yang disalurkan menjadi kredit. Ia menegaskan ini sebagai kebijakan ‘likuiditas’ yang super prudent (hati-hati). “Terima kasih para nasabah, masyarakat Bali yang telah berbisnis dengan kami,” tandas Alex. (*)

Tinggalkan Balasan