FKP Unud Sosialisasikan Hasil Kajian Daya Dukung Perairan Teluk Gilimanuk
DIKSIMERDEKA.COM, JEMBRANA, BALI – Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana (FKP Unud) mensosialisasikan kajian daya dukung perairan Teluk Gilimanuk, bertempat di Balai Taman Nasional Bali Barat (TNBB) Jembrana, Bali, Jum’at (12/11). FKP Unud dipercaya Balai TNBB melakukan kajian ini untuk mengetahui kondisi terkini kawasan perairan Teluk Gilimanuk.
Kajian dilakukan dengan meninjau parameter kondisi fisika, kimia dan biologi serta untuk melihat profil batimetri dan arus terkait dengan keberadaan Keramba Jaring Apung (KJA) budidaya lobster di zona tradisional kawasan perairan teluk Gilimanuk.
Tim kajian diketuai oleh Dr Pande Gde Sasmita Julyantoro S.Si, M.Si, yang dibantu oleh 4 orang tim peneliti yaitu I Wayan Gede Astawa Karang S.Si, M.Si, Ph.D, Ima Yudha Perwira, S.Pi., MP., DSc, Ni Made Ernawati S.Kel, M.Si, dan Made Ayu Pratiwi S.Pi, M.Si.
Dr Pande Gde Sasmita Julyantoro, S.Si, M.Si dalam presentasinya menyebutkan bahwa Parameter BOD5 tampak sudah mendekati ambang batas, walaupun total padatan terlarut, salinitas, suhu dan pH masih berada dalam kisaran nilai yang bisa digunakan untuk kegiatan budidaya perikanan.
Ia menyimpulkan bahwa harus diupayakan usaha-usaha untuk mengurangi input bahan organik ke perairan baik yang berasal dari aktivitas alami maupun aktivitas manusia untuk menjaga keberlanjutan ekosistem di Teluk Gilimanuk.
“Kondisi ekosistem menunjukkan tingkat kesuburan yang rendah, dan pola arus residu menunjukkan potensi untuk menarik partikel ataupun material di perairan menuju ke bagian dalam sehingga beresiko terjadi loading material yang berlebihan di Teluk Gilimanuk,” terangnya.
Sosialisasi hasil kajian daya dukung perairan Teluk Gilimanuk ini dihadiri oleh Kepala Balai TNBB, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara, Camat Melaya, Lurah Gilimanuk.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai Taman Nasional Bali Barat, Bapak Drh Agus Ngurah Krisna K, M.Si pada kesempatan ini mengucapkan terimakasih kepada FKP Unud yang telah melakukan kajian daya dukung perairan Teluk Gilimanuk.
“Semoga kajian ini dapat bermanfaat baik bagi masyarakat khususnya para stakeholder Teluk Gilimanuk, maupun bagi tetap lestarinya Teluk Gilimanuk yang merupakan kawasan konservasi di bawah pengelolaan TNBB,” ujarnya.
Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Kepala SPTN Wilayah I Jembrana, Kepala SPTN Wilayah II Buleleng, Kepala SPTN Wilayah III Labuan Lalang, Ketua Forum Komunikasi Kelompok Swadaya Masyarakat Gilimanuk, Ketua Kelompok Nelayan Karangsewu, Ketua Kelompok Nelayan Segara Merta, Ketua Kelompok Nelayan Teluk Asri, dan Tim Peneliti FKP-Unud. (*/sin)

Tinggalkan Balasan