DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda, bangsa Indonesia saat ini tidak hanya dihadapkan pada masalah kesehatan dan ekonomi akibat dampak pandemi yang terjadi, tapi juga ancaman radikalisme yang terus mengintai. 

Hal tersebut diungkapkan Presidium II Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI), Putu Asrinidevy dalam Silaturahim Nasional OKP Perempuan Cipayung Plus dalam HUT RI ke-76 secara daring, pada Sabtu (21/8). 

Baca juga :  Mahasabha XII, KMHDI Apresiasi Pemerintah dalam Penanganan COVID-19

“Tidak hanya pandemi sebagai ancaman yang sedang fokus ditangani oleh seluruh komponen bangsa, tetapi radikalisme masih menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan bangsa Indonesia kedepan,” ungkap Putu Asrinidevy.

Devy panggilan akrabnya, lebih lanjut mengungkapkan agar ancaman radikalisme di Indonesia ini ditangani dengan serius. Kebhinekaan akan terancam bila persoalan radikalisme tidak ditangani dengan serius.

Baca juga :  KMHDI Nilai PMA Pendidikan Widyalaya Mampu Bawa SDM Hindu Miliki Daya Saing

“Radikalisme hingga kini masih menjadi ancaman yang sangat kuat di Indonesia. Jangan sampai ancaman ini tidak ditangani dengan serius. Karena risiko yang didatangkan apabila kita abai dengan ancaman ini sangatlah besar, yakni hancurnya kebhinekaan Indonesia,” tegasnya. (*/sin)