DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini hingga saat ini tidak serta merta memberikan dampak buruk terhadap seluruh sektor yang ada. Pasar Modal Indonesia menjadi salah satu sektor yang justru mengalami perkembangan yang sangat signifikan.

Demikian terungkap dalam gelaran acara Pengembangan Pasar Modal Indonesia – Apresiasi Untuk Negeri, Bursa Efek Indonesia (BEI) secara daring via Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui Kanal Youtube Indonesia Stock Exchange, pada Senin (14/12).

Direktur Utama PT. Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi mengungkapkan banyak pencapaian yang berhasil diraih, salah satunya melalui Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GI BEI) yang pro aktif menyebarkan informasi mengenai pasar modal ke seluruh daerah di Indonesia. 

Dalam sambutannya ia menyebutkan hingga saat ini telah terdapat 500 GI BEI yang tersebar di seluruh Indonesia, yang mana 12 GI BEI terbaik diberikan penghargaan dan sekaligus peresmian GI BEI ke-500 di Kupang, NTT.

Baca juga :  Kebijakan Fiskal 2022: Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural

“Acara ini wujud penghargaan kami kepada Bapak dan Ibu selaku mitra sekaligus ujung tombak edukasi Pasar Modal Indonesia di masyarakat dalam rangka menciptakan generasi yang lebih melek investasi serta mendorong Pasar Modal Indonesia yang lebih berintegritas dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia”, ungkap Inarno Djajadi.

12 GI BEI terbaik yang berhasil memperoleh penghargaan tersebut merupakan GI yang minimal telah berdiri selama 1 tahun, telah berkegiatan minimal 3 kali, memiliki 100 akun pembukaan rekening selama periode penilaian, dan mengirim laporan bulanan rutin. 

12 GI BEI terbaik itu dibagi menjadi 4 kategori diantaranya Kategori Jumlah Penambahan Rekening Efek, Kategori Nilai Transaksi, Kategori Aktivitas Edukasi dan Pemerataan Informasi, dan Kategori Pengembangan dan Inovasi Kegiatan.

Baca juga :  Menkeu: Infrastruktur Tetap Jadi Hal Penting Dalam Pemulihan Ekonomi

IAIN Surakarta (1), UIN Radeb Fatah Palembang (2), dan Universitas Muhammadiah Purwokerto (3) menjadi GI terbaik Kategori Jumlah Penambahan Rekening Efek. Selanjutnya, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (1), Universitas Ciputra Surabaya (2), dan STIE Trisakti Jakarta (3) menjadi GI terbaik Kategori Nilai Transaksi.

Pada Kategori Aktivitas Edukasi dan Pemerataan Informasi, Institut Informatika dan Bisnis Kesatuan Bogor (1), Universitas Gunadarma Depok (2), dan Universitas Negeri Semarang (3) menjadi GI terbaik. Lalu, pada Kategori Pengembangan dan Inovasi Kegiatan, GI terbaik diraih oleh Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (1), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (2), dan IAI Nusantara Batanghari Jambi (3).

Baca juga :  Dorong Investasi di Sulawesi Utara, KBRI Singapura Pertemukan Calon Investor dengan Pemerintah Daerah

Selain GI Perguruan Tinggi, terdapat GI Non Perguruan Tinggi yang juga memperoleh penghargaan sebagai GI terbaik diantaranya Kopi Tjoen Bekasi dan Satu Lot Coffee Makasar.

Inarno Tjajadi berharap semoga acara ini dapat menginspirasi dan menjadi semangat bagi seluruh GI untuk terus aktif berkontribusi untuk Pasar Modal Indonesia dan meraih prestasi. “Selamat kepada para penerima penghargaan dan selamat bergabung dalam keluarga besar Pasar Modal Indonesia untuk GI Kupang, NTT” tutupnya.

Acara yang dilaksanakan secara daring ini dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Bapak Hoesen, Direksi Anggota Bursa Mitra GI BEI, Jajaran Komisaris dan Direksi SRO, Direksi Anak Perusahaan SRO, serta Pengelola GI BEI di seluruh daerah di Indonesia. (dar/sin)