DIKSIMERDEKA.COM, PULANG PISAU, KALTENG – Pemerintah saat ini tengah mengembangkan program food estate di Provinsi Kalimantan Tengah. Pembangunan pusat pengembangan tanaman pangan ini diharapkan menjadi lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa dan menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020 – 2024.

Sebagai tahapan awal Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mulai memperbaiki jaringan irigasi pada lahan potensial seluas 165.000 hektare (ha) yang merupakan kawasan aluvial, bukan gambut, pada lahan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) yang berada di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas.

Baca juga :  Tingkatkan Suplai Air Irigasi Kabupaten Ponorogo dan Madiun, Bendungan Bendo Siap Digenangi Akhir Tahun 2020

Rehabilitasi jaringan irigasi ini akan dikerjakan secara bertahap mulai tahun ini hingga 2022.

Pembangunan food estate tersebut juga sebagai tindak lanjut dari sinyalemen Organisasi Pangan Dunia (FAO) yang memprediksi akan terjadinya krisis pangan.

Baca juga :  Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan 1.005 Unit Huntap di Sulteng

Kehadiran food estate ini diharapkan menjadi cadangan strategis pangan dalam negeri apabila terjadi krisis dan dapat mensuplai bahan pangan baik berupa padi, singkong, jagung, atau cabai.

Untuk mengetahui lebih lengkap bagaimana Pemerintah melalui Kementerian PUPR mempersiapkan pembangunan infrastruktur untuk mendukung program pengembangan food estate, saksikan cerita perjalanan menyusuri lumbung pangan baru di Kalimantan Tengah yang akan disiarkan pada program tanyangan The Nation di Metro TV pada Kamis 30 Juli 2020, Pukul 20.00 WIB. (Tri/Gun)