DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Jumlah pasien Covid 19 Bali yang telah sembuh terus bertambah setiap harinya. Hari ini total sebanyak tujuh orang dinyatakan sembuh setelah jalani perawatan.

“Jumlah total pasien yang telah sembuh sebanyak 250 orang usai menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan,” ungkap Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra dalam rilisnya, Minggu (17/5).

Baca juga :  Tinjau Warga Serokadan, Gubernur Koster Serahkan Berbagai Paket Bantuan

Dari 7 pasien tersebut, kesemuanya merupakan Warga Negera Indonesia (WNI terdiri dari empat orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan tiga orang Non PMI.

Temuan tingkat kesembuhan pasien cukup baik, namun turut dibarengi pertumbuhan penambahan jumlah pasien positif sebanyak dua orang hingga berjumlah pasien posotif sebanyak 348 orang.

“Terdiri dari satu orang PMI, satu orang transmisi local,” sebutnya.

Baca juga :  Update Penanggulangan Covid-19 Kamis (31/12): Pertambahan Kasus Sebanyak 179 Orang

Sedangkan untuk jumlah pasien meninggal menurut Sekda Bali itu masih tetap, yaitu sebanyak empat orang.

Selain itu, jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) saat ini berjumlah 94 orang yang berada di 8 rumah sakit, dan di karantina (Bapelkesmas, BPK Pering dan Wisma Bima).

Dewa Indra juga menyebutkan, jumlah pasien positif di Bali masih didominasi oleh inforted case dengan jumlah trasmisi lokal sebanyak 136  orang.

Baca juga :  Update Covid-19 Kamis (8/10): Pertambahan Kasus Terkonfirmasi Sebanyak 107 Orang

Hal ini juga berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan COVID-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya.

“Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini,” tegasnya.

Masyarakat juga tetap dihimbau agar terus menerus melakukan upaya pencegahan secara mandiri semisal menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan melakukan sosial distance dan upaya lainnya. (*/rky)