Dua Petinggi KPK Lepas Jabatannya, Ternyata Pindah ke BGN
DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Dua pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yakni Direktur Labuksi Mungki Hadipratikto dan Kepala Sekretariat Dewan Pengawas (Kaset Dewas), melepas jabatan mereka di lembaga antirasuah. Keduanya ternyata bakal bertugas di Badan Gizi Nasional (BGN).
Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan adanya kabar tersebut. Setyo menyebut keduanya merupakan jaksa dari Kejaksaan Agung (Kejagung) yang telah bertugas di KPK selama lebih dari 10 tahun. Namun, kini keduanya pindah ke lembaga lain.
“Ya, itu karena memang yang pertama masa kerja atau masa dinas yang bersangkutan kan mereka berasal dari Kejaksaan Agung. Ya, jadi dua itu adalah jaksa yang ditugaskan di KPK, mereka bekerja sudah lebih dari 10 tahun, sudah cukup lama, kemudian ya mungkin ada keinginan untuk refreshing lah kira-kira di tempat yang lain,” kata Setyo di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Setyo menjelaskan, proses pelepasan keduanya telah dilakukan secara prosedural oleh Sekretariat Jenderal KPK. Setelah dilepas, keduanya dikembalikan ke Kejagung untuk diproses penugasan selanjutnya.
“Kalau enggak salah per 1 November ya, sudah kami lepas, ya selanjutnya kami hadapkan ke Kejaksaan sebagaimana prosedur yang berlaku karena dulu mereka kan dihadapkan ke penugasan ke KPK kan oleh Kejaksaan Agung,” ujarnya.
Setyo mengaku belum mengetahui secara pasti kapan keduanya mulai bertugas di BGN. Dia menegaskan, KPK hanya menyelesaikan proses administrasi pelepasan dan mengembalikan keduanya kepada instansi asal.
Sementara itu, terkait kekosongan jabatan Direktur Labuksi yang ditinggalkan Mungki Hadipratikto, Setyo mengatakan KPK akan menjalankan mekanisme manajemen talenta untuk menentukan penggantinya.
Untuk sementara, posisi tersebut akan diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Selanjutnya, KPK akan menentukan pengisian jabatan definitif melalui proses talent pool.
“Nanti akan dicari yang pertama tentu ada penugasan Plt, nah dari Plt itu kemudian nanti dipastikan apakah lanjut kepada tahap berikutnya untuk proses talent pool-nya atau lain-lain, gitu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan