DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Anggota DPR RI Nyoman Parta akhirnya bertemu dengan Wayan Suarta, pria yang menemukan dompetnya di Rumah Sakit Indra Mata, Denpasar, pada 4 Maret 2020.

Pertemuan yang tak direncanakan itu terjadi di Pura Pasek Gelgel Aan Manikaji, Desa Peninjoan, Tembuku, Bangli.

Pertemuan itu bermula ketika Parta menghadiri kegiatan di pura tersebut. Di sana, seorang penglingsir warga Pasek bernama Guru Muyawan memberitahunya bahwa Wayan Suarta adalah orang yang menemukan dompetnya enam tahun silam.

Baca juga :  Stok Babi di Bali Surplus 73.485 Ekor Jelang Galungan dan Kuningan

Politisi PDI Perjuangan itu mengaku seperti tidak percaya akhirnya dapat bertemu langsung dengan orang yang selama ini hanya ia ketahui melalui peristiwa hilangnya dompet tersebut.

Ia pun meminta Wayan duduk di sampingnya agar mereka bisa berbincang dan mengingat kembali kejadian pada Maret 2020.

Dalam perbincangan itu, Wayan menceritakan bahwa saat menemukan dompet tersebut, ia sedang mengantar ibunya yang sakit katarak ke Rumah Sakit Indra Mata, Denpasar.

Dompet itu kemudian dititipkannya kepada petugas pendaftaran pasien.

Baca juga :  Sekolah Rakyat Memutus Rantai Kemiskinan

Parta lantas bertanya mengapa Wayan memilih menitipkan dompet tersebut kepada petugas rumah sakit, alih-alih mengambil uang yang ada di dalamnya.

Terlebih, menurut Parta, jumlah uang di dalam dompet itu cukup banyak, sementara Wayan saat itu juga sedang membutuhkan uang.

Jawaban Wayan sederhana. Ia tidak merasa berhak mengambil barang yang bukan miliknya.

“Bukan hak tiang,” demikian jawaban Wayan sebagaimana diceritakan kembali oleh Parta dalam unggahannya di Facebook @Nyoman Parta yang diunggah, Senin (19/10/2026).

Baca juga :  Pameran Bass Audio di Bali Perkenalkan Puluhan Brand, Bidik Komunitas Audiophile dan Pasar Lokal

Jawaban tersebut membuat Parta terharu. Baginya, tindakan Wayan menjadi pelajaran berharga tentang kejujuran, terutama karena nilai itu tetap dipegang meski seseorang sedang berada dalam kesulitan ekonomi.

Parta menyampaikan terima kasih kepada Wayan atas kejujurannya. Ia juga mendoakan agar Wayan dan keluarganya senantiasa diberikan kesehatan.

“Luar biasa berharga pelajaran dari rakyat kecil yang sedang susah, tapi tidak tergoyahkan membantu dan menjaga kejujuran,” tulis Parta.

Editor: Agus Pebriana