DIKSIMERDEKA.COM, BOGOR – Ketua Umum Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) I Wayan Ardi Adnyana menegaskan Indonesia membutuhkan generasi muda yang mampu menjadi perekat persatuan di tengah berbagai tantangan bangsa.

Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIV KMHDI di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, Kabupaten Bogor, Kamis (16/7/2026).

Mengusung tema “Persatuan Indonesia”, Rakernas XIV KMHDI menjadi momentum konsolidasi nasional organisasi untuk menyusun arah kebijakan dan program kerja kepengurusan periode 2026–2028.

Menurut Ardi, Rakernas bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk menyatukan gagasan serta merumuskan langkah nyata dalam menjawab berbagai persoalan kebangsaan.

“Di tengah berbagai dinamika ekonomi, sosial, dan kebangsaan, Indonesia membutuhkan generasi muda yang mampu menjadi perekat, bukan pemecah; menjadi solusi, bukan sekadar pengamat,” ujar Ardi dalam sambutannya.

Baca juga :  KMHDI Siap Kolaborasi dengan Wamen P2MI Tingkatkan Kualitas Pekerja Migran Indonesia

Ia menegaskan mahasiswa Hindu harus tampil sebagai kekuatan intelektual yang kritis, berintegritas, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pada kesempatan itu, Ardi juga memperkenalkan visi kepengurusan PP KMHDI periode 2026–2028, yakni “Transformasi KMHDI untuk Indonesia.” Menurutnya, transformasi tersebut tidak hanya menyangkut perubahan struktur organisasi, tetapi juga mencakup perubahan pola pikir, budaya kerja, hingga peningkatan kontribusi nyata organisasi kepada masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan KMHDI yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, lebih kuat dalam kaderisasi, lebih aktif dalam pengabdian kepada masyarakat, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun bangsa,” katanya.

Baca juga :  Gelar MPAB XXVIII, PC KMHDI Denpasar Tanamkan Nilai Kepemimpinan untuk Generasi Emas

Ia menambahkan, seluruh program yang dirumuskan dalam Rakernas diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi benar-benar dapat memberikan manfaat bagi kader, umat Hindu, dan masyarakat Indonesia secara luas.

Ardi juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, para senior, alumni, sponsor, serta seluruh mitra yang telah mendukung penyelenggaraan Rakernas XIV KMHDI.

Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kepemudaan dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi modal penting dalam memperkuat pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Menutup sambutannya, Ardi mengajak seluruh peserta Rakernas menjadikan forum tersebut sebagai ruang musyawarah yang sehat, terbuka, dan menjunjung tinggi semangat kekeluargaan.

“Berbeda pandangan adalah hal yang wajar, tetapi tujuan kita tetap satu, yaitu memajukan KMHDI dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia. Mari kita buktikan bahwa KMHDI akan terus tumbuh, berkarya, dan mengabdi untuk Indonesia,” ujarnya.

Baca juga :  HUT ke-29, PP KMHDI Gelar Donor Darah Bersama UKM Hindu se-Jabodetabek

Rakernas XIV KMHDI diharapkan menghasilkan berbagai program strategis yang mampu memperkuat kapasitas organisasi sekaligus mempertegas peran mahasiswa Hindu sebagai mitra pembangunan nasional dalam mewujudkan Indonesia yang bersatu, maju, dan berdaya saing.

Pembukaan Rakernas XIV KMHDI turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Wakil Direktur Politik Baintelkam Polri, perwakilan organisasi kemasyarakatan Hindu tingkat nasional, unsur Cipayung Plus Nasional, serta kader KMHDI dari berbagai daerah di Indonesia.

Editor: Agus Pebriana