DIKSIMERDEKA.COM WASHINGTON DC-Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, disebut berada dalam kondisi “kesehatan yang sangat baik” meskipun mengalami pembengkakan pada bagian bawah kaki dan memar di tangan setelah kunjungan rumah sakit keempat selama masa jabatan keduanya.

Gedung Putih merilis memo dari dokter pribadi Trump, Dr. Sean Barbabella, yang menjelaskan hasil pemeriksaan kesehatan terbaru presiden. Dilansir dari Reuters.

Mengacu pada hasil pemeriksaan tersebut, Barbabella menyatakan bahwa Trump “tetap berada dalam kondisi kesehatan yang sangat baik, menunjukkan fungsi jantung, paru-paru, neurologis, dan fisik secara keseluruhan yang kuat.” tulis mereka.

Memo yang bertanggal Selasa dan dirilis Jumat malam itu juga menegaskan bahwa presiden “sepenuhnya layak menjalankan seluruh tugas kepresidenan.”

Baca juga :  Israel Gempur Lebanon Tanpa Ampun, 6 Paramedis dan Anak Kecil Tewas dalam 24 Jam

Kunjungan Trump ke Walter Reed National Military Medical Center pada Selasa lalu merupakan kunjungan ketiganya dalam 13 bulan terakhir dan yang keempat selama masa jabatan keduanya sebagai presiden.

Kondisi kesehatan Trump menjadi perhatian publik setelah dalam beberapa kesempatan foto-foto yang beredar memperlihatkan pergelangan kaki yang tampak bengkak, memar pada tangan, dan bercak pada bagian leher.

Trump merupakan presiden tertua yang pernah terpilih di Amerika Serikat. Ia akan berusia 80 tahun pada 14 Juni mendatang. Sebelumnya, Joe Biden meninggalkan Gedung Putih pada usia 82 tahun setelah menghadapi berbagai pertanyaan terkait ketajaman mentalnya.

Baca juga :  Dihantam Mahkamah Agung, Trump Ngamuk! Teken Tarif Global 10 Persen, 6 Hakim Dicap Aib Bangsa

Tak lama setelah pemeriksaan di Walter Reed, Trump mengatakan bahwa “semuanya diperiksa dan hasilnya sempurna.”

Dalam memo tersebut, Barbabella menyebut Trump mengalami “pembengkakan ringan pada bagian bawah kaki” yang disebut mengalami perbaikan dibandingkan tahun lalu.

Trump juga masih mengalami memar pada tangan yang disebut sebagai kondisi umum dan jinak.

Menurut Barbabella, memar tersebut “konsisten dengan iritasi jaringan lunak ringan akibat sering berjabat tangan dalam kondisi penggunaan aspirin untuk pencegahan penyakit kardiovaskular.”

Memo itu tidak menjelaskan alasan perawatan kulit yang dilakukan Trump pada bagian leher pada Maret lalu. Dokumen tersebut juga tidak menyebutkan apakah Trump menjalani pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) seperti yang dilakukan pada Oktober tahun lalu.

Baca juga :  Perang Iran Bikin Toyota Rugi Rp60 Triliun, Harga Material dan Penjualan Terpukul

Menurut hasil pemeriksaan, fungsi jantung Trump berada dalam kondisi normal. Pemeriksaan neurologis komprehensif juga menunjukkan kondisi mental yang normal, termasuk hasil skrining depresi dan kecemasan.

Memo tersebut mencatat tinggi badan Trump sekitar 190 sentimeter dengan berat badan 108 kilogram.

Dokter juga menyebutkan bahwa Trump menerima konseling kesehatan preventif, termasuk panduan pola makan, rekomendasi penggunaan aspirin dosis rendah, peningkatan aktivitas fisik, dan program penurunan berat badan berkelanjutan.