DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – PT Aksara Cristy Legal resmi memperkenalkan mesin berbasis teknologi pirolisis sebagai solusi alternatif penanganan sampah di Bali. Pengenalan inovasi tersebut disampaikan dalam sosialisasi yang digelar di Pamela Super Lounge, Jalan Tukad Yeh Aya No. 99B, Denpasar, Jumat (17/4/2026).

Direktur PT Aksara Cristy Legal, Made Hiroki, mengatakan mesin pirolisis yang akan dihadirkan mengadopsi teknologi Jepang dengan sistem pembakaran tertutup dan pengaturan alur udara yang dirancang untuk meminimalisir emisi.

“Mesin pirolisis ini kami perkenalkan sebagai solusi konkret atas persoalan sampah yang saat ini menjadi perhatian serius di Bali. Teknologinya menggunakan sistem tertutup sehingga tidak menimbulkan asap yang mencemari lingkungan,” ujar Made Hiroki.

Ia menjelaskan, satu unit mesin dirancang memiliki kapasitas pengolahan hingga 1,5 ton sampah. Pihaknya menargetkan mesin tersebut dapat didatangkan dari Jepang dalam kurun waktu tiga hingga empat bulan mendatang.

“Kita tunggu mesin ini datang dari Jepang, kemungkinan sekitar tiga sampai empat bulan paling lambat. Kapasitasnya satu setengah ton. Nanti akan kita buktikan bahwa mesin ini tidak menyebarkan polusi dan tidak membahayakan masyarakat Indonesia,” tegas Hiroki.

Menurutnya, teknologi ini tidak hanya menawarkan solusi pemusnahan sampah, tetapi juga mendorong sistem pengelolaan yang lebih terintegrasi dan bernilai ekonomi.

“Terkait permasalahan sampah, ini bisa kita olah dengan baik. Sambil menunggu mesin datang, jika pemerintah berkenan bekerja sama, kami siap bertanggung jawab membantu penanganan sampah yang ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan adalah pemilahan sampah plastik untuk kemudian dijual ke pengepul maupun perusahaan daur ulang.

“Misalnya, sampah plastik akan kita pisahkan dan kita jual ke pengepul atau perusahaan yang menerima sampah plastik. Hasil penjualannya bisa digunakan untuk membayar gaji operasional,” jelasnya.

Hiroki berharap konsep pengelolaan seperti yang diterapkan di Jepang dapat diadaptasi di Indonesia, sehingga proses pengiriman dan operasional mesin dapat berjalan lebih cepat.

“Harapannya, seperti yang berjalan di Jepang saat ini, sistem ini bisa kita terapkan di Indonesia, sehingga pengiriman mesin dari Jepang dapat dipercepat dan segera dioperasikan di sini,” pungkasnya.

Melalui inovasi ini, PT Aksara Cristy Legal membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan guna mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di Bali.