DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan komitmennya untuk mendukung penyelenggaraan Global Hindu Business Conference (GHBC) 2026 dengan menjadi tuan rumah welcome reception bagi para delegasi mancanegara di Jaya Sabha pada 10 Juli 2026.

Kepastian tersebut disampaikan saat Koster menerima audiensi panitia GHBC di Kantor Gubernur Bali, kawasan Renon, Denpasar, Rabu (15/4/2026).

Dalam pertemuan itu, panitia memaparkan bahwa GHBC 2026 akan digelar pada 10–12 Juli 2026 di Kampus Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar. Konferensi berskala internasional ini dirancang sebagai forum strategis untuk mendorong transformasi Bali dari destinasi pariwisata dunia menjadi pusat ekonomi global berbasis nilai Dharma atau Dharmanomics.

Panitia menjelaskan, GHBC merupakan kelanjutan dari Deklarasi Nusantara yang diinisiasi oleh Prajaniti Hindu Indonesia bersama Global Hindu Federation, Pasraman Bali Eling Spirit, serta Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa pada Oktober 2024.

Baca juga :  Gubernur Koster Ajak Bupati Klungkung Jalankan Program Selaras dengan Pusat dan Provinsi

Inisiatif tersebut melahirkan Global Hindu Entrepreneur Network (GHEN) sebagai wadah kolaborasi pengusaha Hindu global yang menjadi fondasi konferensi ini.

Mengusung tema “Towards Dharmanomics: Designing The Future”, GHBC menargetkan terbentuknya jejaring global antara pelaku usaha, intelektual, dan pemimpin Hindu dari berbagai negara.

Selain itu, forum ini juga diharapkan membuka peluang investasi internasional ke Indonesia, khususnya Bali, serta menginisiasi gerakan ekonomi berkelanjutan berbasis nilai Dharma melalui penguatan ekosistem bisnis komunitas, UMKM, dan desa adat.

Persiapan penyelenggaraan menunjukkan perkembangan positif. Anggota panitia, Dr. Ketut Jaman dan Dr. Ketut Sudila Dharma, mengungkapkan bahwa pendaftaran peserta dan narasumber telah datang dari berbagai negara, seperti Malaysia, India, Nepal, hingga Mauritius, serta dari dalam negeri. Jumlah peserta ditargetkan mencapai 300 hingga 400 orang.

Baca juga :  Gubernur Koster Hadiri Pembukaan Bali Democracy Forum ke-14 Tahun 2021

Panitia juga tengah mengupayakan kehadiran Wakil Presiden Republik Indonesia untuk membuka konferensi, guna memperkuat posisi GHBC sebagai forum ekonomi global berbasis nilai yang strategis.

Menurut panitia, momentum ini selaras dengan visi Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun Bali sebagai pusat peradaban dunia berbasis budaya, spiritualitas, dan kemandirian ekonomi. Dukungan Gubernur Bali dinilai menjadi faktor kunci dalam mendorong GHBC sebagai tonggak penting menuju Bali sebagai pusat ekonomi global berbasis nilai.

Baca juga :  Setelah 52 Tahun Menunggu Kepastian, Gubernur Koster Tuntaskan Masalah Agraria Kali Unda

Dengan dukungan pemerintah daerah serta partisipasi internasional yang terus berkembang, GHBC 2026 tidak hanya menjadi ajang konferensi, tetapi juga peluang strategis bagi pelaku usaha, investor, dan peserta pameran untuk terlibat dalam ekosistem ekonomi global yang berkelanjutan.

Panitia juga telah membuka pendaftaran melalui situs resmi www.dharmanomics.com bagi peserta dari dalam maupun luar negeri.

Mengusung semangat “From Bali to the World, from Dharma to Global Prosperity,” GHBC 2026 diharapkan menjadi momentum strategis untuk mengangkat Bali ke panggung dunia sebagai pusat ekonomi berbasis nilai, sekaligus mendorong kolaborasi global demi kesejahteraan berkelanjutan berlandaskan kearifan lokal dan nilai-nilai Dharma.

Editor: Agus Pebriana