DIKSIMERDEKA.COM, BANGLI – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, bersama istri Ny. Widyasmini Indra menghaturkan sembah bhakti dalam upacara Penyineban Karya Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Minggu (12/4/2026). Kehadiran Sekda Bali ini menjadi bagian dari rangkaian penutup upacara besar yang sarat makna spiritual bagi umat Hindu di Bali.

Prosesi upacara dipuput oleh Jro Gede Batur didampingi Ida Dalem Semaraputra. Rangkaian yadnya tersebut diikuti oleh krama Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani, yang dengan khidmat menghaturkan bhakti pepranian sebagai simbol rasa syukur atas berkah alam.

Baca juga :  Sekda Bali Harapkan Petani Jaga Lahanya Agar Tidak Beralih Fungsi

Dalam kesempatan tersebut, Dewa Made Indra menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal sebagai fondasi kehidupan masyarakat Bali. “Upacara ini bukan hanya tradisi, tetapi juga pengingat bagi kita untuk selalu bersyukur dan menjaga keharmonisan dengan alam,” ujarnya.

Baca juga :  Ketidaknetralan ASN dalam Pilkada Potensi Ganggu Pelayanan Publik

Bhakti pepranian yang dihaturkan dalam upacara ini merupakan wujud rasa syukur atas kesuburan tanah serta hasil bumi yang melimpah. Tradisi ini juga menjadi simbol hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Tuhan yang terus dijaga secara turun-temurun oleh masyarakat Bali.

Sementara itu, Jro Gede Batur menyampaikan doa agar seluruh umat senantiasa diberikan keselamatan dan kesejahteraan. “Semoga Ida Bhatara menganugerahkan amerta urip dan amerta pikayun bagi seluruh umat Bali,” ungkapnya.

Baca juga :  Faskes Seluruh Bali Sudah Diimbau Terkait Gangguan Ginjal Akut 

Upacara Penyineban Ngusaba Kadasa ini menandai berakhirnya rangkaian karya di Pura Ulun Danu Batur. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat sraddha dan bhakti umat sekaligus menjaga kelestarian tradisi spiritual Bali.