DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi Bali yang sembuh Sabtu (25/7), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, sebanyak 86 orang, terdiri dari 82 pasien sembuh dari transmisi lokal dan 4 orang sembuh dari kasus imported cases. Sehingga secara akumulatif jumlah pasien yang telah sembuh sebanyak 2.408, dengan persentase 77.33%.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali hari ini juga kembali mencatatkan tidak ada penambahan kasus pasien Covid-19 yang meninggal. Sehingga data yang tercatat hingga saat ini  sebanyak 48 atau 1,54%.

Baca juga :  Gubernur Koster Beberkan Upaya Penanganan Covid-19 Bali yang Dianggap Berhasil

Sedangkan untuk pasien positif, jumlah kumulatif per hari ini sebanyak 3.114, bertambah sebanyak 56 orang, terdiri dari 53 transmisi lokal dan 3 PPDN.

Pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering) sebanyak 658, terdiri dari 654 WNI dan 4 WNA.

Baca juga :  Update Penanggulangan Covid-19 Senin [17/8]: Kasus Positif Terus Muncul, 90,19% Transmisi Lokal

“Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara kumulatif sebanyak 2.725, terdiri dari 2.713 WNI dan 12 WNA,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali Dewa Made Indra, Sabtu, 25 Juli 2020.

“Meskipun data kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan, kami tetap mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga,” ujar Dewa Made Indra.

Baca juga :  Transmisi Lokal Merebak di Pasar Tradisional, Tim Gabungan GTPP Lakukan Evaluasi dan Pembinaan

Kesadaran dan partisipasi masyarakat menurutnya, sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19. “Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian,” tandasnya. (*)