Sinergi Lapas Kerobokan-BNN Denpasar, Wujud Komitmen Bersama Lawan Narkoba
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR — Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar, AKBP Leo Dedy, melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Kerobokan, Sabtu (18/10/2025).
Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi antara BNN dan Lapas dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Kota Denpasar.
Kepala Lapas Kerobokan Hudi Ismono mengatakan pertemuan ini diharapkan menghasilkan koordinasi yang lebih erat antara Lapas Kerobokan dan BNN Kota Denpasar.
“Khususnya dalam hal deteksi dini dan pelaksanaan program rehabilitasi bagi Warga Binaan yang terlibat kasus Narkotika,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala BNN Kota Denpasar didampingi jajaran Lapas Kerobokan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah area program pembinaan kemandirian yang dikelola oleh Bidang Bimbingan Kerja (Bimker).
Fokus utama peninjauan adalah area Sarana Asimilasi dan Edukatif (SAE) Lembah Hijau, sebuah proyek perubahan inovatif Lapas Kerobokan.
Hudi Ismono mengatakan SAE Lembah Hijau merupakan program terpadu yang memanfaatkan lahan terbatas untuk kegiatan pertanian, perikanan, perkebunan, dan peternakan, yang bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif agar siap kembali ke masyarakat.
Program ini menjadi bukti komitmen Lapas dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat dan produktif.
Sementara itu, Kepala BNN Leo Dedy menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan program SAE Lembah Hijau. Ia menilai bahwa kegiatan produktif tersebut sangat penting sebagai media asimilasi dan edukasi, yang secara tidak langsung turut mendukung upaya P4GN.
“Dengan adanya kegiatan yang positif dan fokus pada kemandirian, risiko Warga Binaan kembali terlibat dalam penyalahgunaan Narkotika dapat diminimalisir,” terangnya.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan