DIKSIMERDEKA.COM, KEROBOKAN, BALI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan melalui pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembah Hijau.

Upaya terbaru dilakukan dengan menjalin kerja sama bersama Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Utama di Desa Darmasaba, Kabupaten Badung.

Kegiatan audiensi yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kerobokan, Hudi Ismono, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Kerja, Boy Guntur Sagara, serta jajaran Lapas Kerobokan ini bertujuan memperluas wawasan sekaligus menggali potensi kolaborasi di bidang perikanan.

Baca juga :  BNN Ungkap Transaksi Narkoba Napi Lapas Kerobokan Senilai Rp 15 Miliar 

Dalam pertemuan tersebut, rombongan Lapas Kerobokan disambut hangat oleh Ketua Pokdakan Mina Utama, I Wayan Agus Juni Arta Saputra. Pertemuan berlangsung penuh semangat, membahas berbagai aspek teknis mulai dari pembenihan, pemeliharaan, hingga pengelolaan hasil budidaya ikan yang telah sukses diterapkan Pokdakan Mina Utama.

Kalapas Hudi Ismono menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian penting dari implementasi SAE Lembah Hijau, khususnya dalam sektor perikanan. Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan warga binaan, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan nasional.

Baca juga :  Ratusan Warga Binaan Rayakan Maulid Nabi di Lapas Kerobokan

“Sinergi dengan Pokdakan Mina Utama kami harapkan menjadi ruang pembelajaran langsung bagi warga binaan, sehingga mereka dapat menguasai teknik budidaya ikan secara berkelanjutan dan mandiri,” ujar Hudi Ismono.

Ia menegaskan, SAE Lembah Hijau menjadi wujud nyata transformasi pembinaan di Lapas Kerobokan yang menekankan pada produktifitas, pemberdayaan, dan kemandirian warga binaan. Melalui praktik langsung bersama mitra seperti Pokdakan, pembinaan diharapkan lebih kontekstual dan berdaya guna setelah warga binaan selesai menjalani masa pidana.

“Kami ingin Lapas tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan-pelatihan produktif,” tambah Hudi.

Baca juga :  174 Warga Binaan Lapas Kerobokan Ikuti Minggu Paskah

Sementara itu, Ketua Pokdakan Mina Utama, I Wayan Agus Juni Arta Saputra, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menilai langkah Lapas Kerobokan sangat strategis untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang relevan dan berpotensi membuka peluang ekonomi setelah bebas.

“Kami siap berbagi pengalaman dan pendampingan teknis. Semoga kerja sama ini membawa manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun bagi ketahanan pangan di Bali,” ujar Agus Juni Arta Saputra.

Editor: Agus Pebriana