DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pemerintah Kota Denpasar akan mempercepat operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Hal ini mengingat kehadiran Kopdes ini akan mampu memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi desa.

Salah satu upaya mempercepat itu dilakukan dengan
Rapat Konsolidasi bersama Satgas Nasional dan Satgas Provinsi, terkait Koperasi Merah Putih di Kantor Wali Kota Denpasar, Jumat (3/10/2029).

Rapat konsolidasi tersebut juga dihadiri Asisten Deputi Pengelolaan Ruang Laut dan Pesisir Muhammad Rasman Manafi, Kepala Dinas (Kadis) Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana Kubontubuh.

Baca juga :  Pemkot Denpasar Data Ratusan Duktang yang Tiba di Pelabuhan Benoa

Kehadiran para pimpinan pusat maupun daerah ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat implementasi program prioritas di tingkat desa dan kelurahan, khususnya dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui koperasi.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana menegaskan bahwa koperasi desa memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Baca juga :  Kota Denpasar Kekurangan 317 Guru

“Koperasi desa dan kelurahan harus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Melalui program Merah Putih, kita ingin memastikan masyarakat desa memiliki akses yang lebih luas terhadap sumber daya ekonomi, peningkatan kapasitas, serta penguatan kelembagaan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengelolaan Ruang Laut dan Pesisir Muhammad Rasman Manafi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penguatan program pangan berbasis desa.

“Perekonomian tidak bisa dilepaskan dari kekuatan desa. Dengan adanya konsolidasi ini, kita ingin membangun ekosistem yang kokoh, mulai dari hulu hingga hilir, agar desa mampu menjadi benteng perekonomian di Indonesia,” tegasnya.

Baca juga :  Festival Literasi Denpasar ke-6 Himpun 10.150 Karya Siswa dan Guru

Dengan adanya konsolidasi ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa program prioritas nasional benar-benar berjalan efektif di lapangan.

Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota diharapkan mampu mempercepat pencapaian tujuan pembangunan, terutama dalam bidang ketahanan pangan, penguatan koperasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Editor: Agus Pebriana