DIKSIMERDEKA.COM, JEMBER – Prestasi gemilang kembali dipersembahkan Jember Marching Band (JMB) di tingkat internasional. Pada World Band Marching Competition (WBMC) 2025 di Malaysia, JMB sukses menjadi juara umum kategori Street Parade.

Tak hanya menyabet gelar utama, tim marching band asal Jember itu juga membawa pulang lima medali emas dari tujuh nomor yang diperlombakan. Capaian ini jauh melampaui ekspektasi awal.

Medali emas tersebut diperoleh masing-masing dari kategori Best Uniform, Best Conductor, Best Brass Wind, Best Percussion, serta Best Color Guard. Hasil ini menegaskan dominasi JMB dalam ajang bergengsi itu.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jember, Edy Budi Susilo, menyampaikan apresiasi penuh atas perjuangan tim berisi 116 atlet, official, dan pelatih yang berangkat ke Malaysia.

“Kami awalnya menargetkan empat medali emas. Ternyata bisa lebih. Ini tentu kebanggaan bagi masyarakat Jember,” ungkap Edy saat diwawancarai, Sabtu (20/9/2025).

Ia menambahkan, kemenangan internasional tersebut menjadi pijakan awal untuk meraih lebih banyak prestasi di masa mendatang.

“Anak-anak ini berbakat luar biasa. Latihan tidak boleh berhenti, karena event besar lain menunggu,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, JMB akan kembali tampil di Kejurprov PDBI Jawa Timur pada 13–14 November. Selanjutnya, giliran International Marching Band Carnival (IGMC) yang digelar 15–16 November di Jember.

Lebih jauh, tahun depan JMB dijadwalkan mewakili Indonesia di ajang internasional lain, termasuk Asian Music Games di Thailand. Target besar kembali dibidik untuk mengharumkan nama bangsa.

Edy juga menyampaikan terima kasih atas dukungan warga Jember. Ia menyebut semangat masyarakat menjadi energi tambahan bagi para pemain.

“Dukungan masyarakat luar biasa. Semoga Jember semakin mendunia bersama ikon karnaval, JFC dan IGMC,” ujarnya penuh harap.

Sementara itu, Manajer JMB, H. Tri Basuki, menuturkan rasa syukur atas hasil gemilang tersebut.

“Kami meraih empat trofi di Street Parade, plus mendominasi babak penyisihan Marching Show, Brass Battle, dan Drum Battle,” jelasnya.

Kontingen JMB sendiri sudah tiba di tanah air sejak 17 September lalu. Pemerintah Kabupaten Jember berencana menyiapkan penyambutan khusus sebagai bentuk penghargaan atas prestasi internasional itu