Gubernur Khofifah Resmikan Jalan Beton Puger-Rambipuji, Tegaskan Larangan Truk Overload
DIKSIMERDEKA.COM, JEMBER – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Jalan Provinsi yang telah dibeton di Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Minggu (25/5/2025).
Peresmian jalan tersebut menjadi penanda rampungnya pembangunan jalan sepanjang 7,5 kilometer yang menghubungkan Kecamatan Puger dan Kecamatan Rambipuji.
Sebelumnya, kondisi jalan ini mengalami kerusakan parah dan memicu protes warga. Banyak yang menilai kerusakan disebabkan oleh truk bermuatan berlebih.
Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya menjaga kualitas jalan dengan melarang truk overload untuk melintas.
“Jalan ini harus dijaga bersama, agar kualitas yang sudah di bangun tetep terjaga dan bagus,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa truk bermuatan berlebih telah melanggar aturan dan sangat merugikan masyarakat.
“Kita ingin jalan ini berumur panjang,” tegasnya.
Khofifah juga menyampaikan bahwa pembangunan jalan akan dilanjutkan pada tahun 2026 sepanjang 10 kilometer, tergantung kekuatan fiskal daerah.
“Melihat kekuatan fiskal, kalau memungkinkan, akan kami lanjutkan melalui APBD,” ucapnya di sela acara peresmian.
Ia berharap pembangunan jalan ini dapat menunjang aktivitas ekonomi warga dan mempercepat distribusi hasil pertanian maupun industri lokal.
Perbaikan jalan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Jatim, Dinas PU Bina Marga, dan PT Imasco Asiatic melalui program CSR perusahaan.
PT Imasco Asiatic, yang sebelumnya sempat diprotes warga karena truk ODOL-nya, berkontribusi membangun jalan beton sepanjang 500 meter senilai Rp5,5 miliar.
Sedangkan Pemprov Jatim membangun jalan sepanjang 7 kilometer dengan anggaran Rp24 miliar, sehingga total proyek mencapai Rp29,5 miliar.
Sementara Bupati Jember, Muhammad Fawait, turut hadir mendampingi Khofifah dalam peresmian dan menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov dalam pembangunan infrastruktur.
“Gubernur Khofifah bukan cuma berteori, tapi kerja konkrit. Ini wujud nyata sinergitas antar pemerintah,” ujar Fawait.
Warga menyambut baik selesainya pembangunan jalan tersebut. Mereka berharap jalan tetap awet dan tidak lagi rusak akibat truk bermuatan berlebih.
Pemerintah daerah bersama aparat akan melakukan pengawasan ketat terhadap truk ODOL yang berpotensi merusak jalan yang baru diperbaiki.
Pembangunan jalan beton ini diharapkan menjadi awal kemajuan infrastruktur Jember sebagai gerbang ekonomi Jawa Timur bagian selatan.

Tinggalkan Balasan