DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Denpasar I Dewa Gede Mahendra Putra kembali meminta aparatur sipil negara (ASN) untuk tetap menjaga netralitas saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Menurutnya netralitas merupakan kunci kesuksesan pelaksaan Pilkada.

Hal tersebut ditegaskan Gede Mahendra saat menghadiri Rapat Koordinasi yang bertujuan untuk mengantisipasi situasi menjelang Pilkada 2024 di Kota Denpasar, Bron Cafe Denpasar, Kamis (03/10/2024).

Hadir dalam rapat Ketua sementara DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Agus Setiadi, Dandim 1611 Badung, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan dan Wakapolresta Denpasar, AKBP. I Dewa Agung Roy Marantika.

Baca juga :  Paslon Nomor 2 Koster-Giri Siap Bangun Sekolah Pariwisata di Seraya, Wayan Koster: Terpilih Langsung Bangun

Dalam kesempatan itu, Gede Mahendra Putra menyampaikan bahwa menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pemilu adalah kunci utama keberhasilan.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus berkoordinasi dan waspada terhadap potensi gangguan keamanan, guna mewujudkan pemilihan yang aman, damai, dan tertib di Kota Denpasar,” ujarnya.

Baca juga :  The Japan Festival of Udayana Siap Digelar di Pantai Mertasari

Di samping itu, ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk menciptakan suasana yang kondusif serta memastikan proses Pilkada berjalan dengan aman, tertib, dan transparan.

“Kolaborasi yang baik antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas, terutama di tengah potensi kerawanan konflik selama masa kampanye dan pemilihan,” terangnya.

Baca juga :  Jelang Pemungutan Suara, Bawaslu Denpasar Gelar Apel Siaga Pilkada 2024

Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja menyampaikan, pelaksanaan rakor persiapan Pilkada 2024, guna meningkatkan koordinasi dalam menjaga kondusifitas daerah.

“Tujuan akhir dari semua ini adalah agar Pilkada 2024 di Kota Denpasar berlangsung sukses tanpa adanya gangguan yang dapat menghambat stabilitas daerah,” ujarnya.

Editor: Agus Pebriana