DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta jajaran TNI dan Polri memastikan keamanan sepanjang pelaksanaan World Water Forum (WWF) Tahun 2024 di Bali.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Akhir Panitia Nasional Penyelenggaraan WWF ke X Tahun 2024 di The Laguna Resort and Spa, Nusa Dua, Badung, Kamis (16/5/2024).

Dalam kesempatan itu, Luhut menegaskan bahwa hal utama yang perlu dijaga yakni terkait keamanan dan ketertiban umum selama penyelenggaraan WWF.

“Saya beri penekanan untuk sektor keamanan dibawah kendali TNI dan POLRI, agar betul-betul dijaga dengan baik. Jangan sampai ada hal – hal yang dapat mengganggu berlangsungnya acara. Jadi saya minta itu dipastikan dan diinstruksikan betul hingga jajaran terbawah,” ujarnya.

Baca juga :  Pj Gubernur Bali Angkat Bicara Pembubaran Diskusi PWF oleh Ormas PGN

Ia pun memastikan teknis kesiapan setiap agenda yang akan dihadiri oleh lebih dari 14 ribu peserta dari 148 delegasi negara, dan delegasi VVIP dari 8 Kepala Negara dan Wakil Kepala Pemerintahan, 3 utusan khusus, serta 38 Menteri dari negara peserta.

“Jadi saya lihat agenda – agenda yang akan dilangsungkan sangat penting, dan perbandingan agenda dengan jumlah pesertanya sangat padat. Jadi Saya minta semua teman-teman yang terlibat dalam panitia ini agar benar-benar memeriksa bidangnya masing-masing, hingga persiapan bisa sempurna hingga hari H penyelenggaraan,” pungkasnya.

Baca juga :  Sekda Bali Tinjau Kesiapan Upacara Segara Kerthi untuk Sambut WWF

Sementara itu, Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi, Pemkab/Pemkot hingga seluruh masyarakat di Bali guna mendukung kesuksesan perhelatan event akbar bertaraf internasional tersebut.

Mahendra Jaya pun mengungkapkan beberapa langkah-langkah yang telah dilaksanakan Pemprov Bali hingga H-2 jelang penyelenggaraan WWF, mulai dari peninjauan lokasi-lokasi yang akan dijadikan venue selama kegiatan.

Baca juga :  Menko Marinves: Waktu Karantina PPLN Diperpendek

Kemudian, memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat umum untuk turut mensukseskan WWF dengan membatasi perjalanan dari dan menuju lokasi-lokasi penyelenggaraan event, hingga memberlakukan sistem pembelajaran secara daring bagi seluruh jenjang pendidikan khususnya di seputar kawasan Nusa Dua.

“Dapat kami laporkan pemerintah daerah dan seluruh lapisan elemen masyarakat bali siap mensukseskan penyelenggaraan WWF, karena ini merupakan satu kebanggaan dan kepercayaan yang diberikan kepada Bali sebagai lokasi penyelenggaraan,” terangnya.

Editor: Agus Pebriana