DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Bali I Nyoman Parta meminta perusahaan industri turut serta dalam penanganan masalah sampah yang saat ini menjadi permasalahan kompleks di Bali.

Menurutnya selama ini perusahaan baik swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hanya berfokus pada pembagian Corporate Social Responsibility (CSR) dalam menangani permasalahan sampah.

Baca juga :  Diskusi Pangan KMHDI: Kebijakan Impor Rugikan Petani

“Tidak bisa perusahaan hanya mengandalkan CSR tetapi bagaimana saat mereka mengeluarkan produk maka harus dipikirkan bagaimana dampaknya,” ujar Parta kepada diksimerdeka.com di Denpasar, Sabtu (11/5/2024).

Lebih lanjut ia menyebut selama ini perusahaan industri hanya memikirkan keuntungan semata, terutama dalam penggunaan kemasan produk hanya memikirkan nilai ekonomis tanpa memikirkan dampaknya terhadap lingkungan.

Baca juga :  Gubernur Koster ‘Gaspol’ Upaya Bali Bersih Sampah

“Ketika dia mengeluarkan produk, harusnya sudah ada di sana pikiran dia, apakah produk saya ini kemasanya akan merusak lingkungan atau tidak,” sentilnya.

Ia menekankan agar kedepanya perusahaan untuk menggunakan kemasan dan tas belanja yang ramah lingkungan.

Baca juga :  Parta: Pemimpin Terus Berganti Tapi Sampah Tidak Pernah Teratasi

“Mulailah beralih menggunakan tas belanja dan kemasan produk yang tidak merusak lingkungan, seperti penggunaan tas belanja kain dan bahan-bahan yang ramah lingkungan,” pungkas Parta.

Reporter: Dewa Fathur