DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng melalui Polresta Palu merilis hasil visum kematian pelajar Sekolah Dasar di Kota Palu berinisial AR (08). Dari hasil visum tersebut tidak ditemukan tanda kekerasan seksual pada diri korban

Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ferdinand Numbery menyebut hasil visum tersebut memberikan gambaran yang jelas bahwa tidak ada bukti atau tanda-tanda kekerasan seksual pada korban.

Baca juga :  Polda Sulteng Tanggapi Tuntutan Aliansi Peduli Lingkungan Soal Penambangan Ilegal

Meskipun demikian, menurut Ferdinand investigasi terhadap tersangka akan terus berlanjut untuk mengungkap kebenaran dan memastikan semua aspek dalam kasus ini terkuak dengan tepat.

“Meski tidak ada bukti kekerasan seksual pada korban, pihak berwenang tetap bertekad untuk memastikan keadilan bagi korban dan menegakkan hukum sesuai prosedur yang berlaku. “ jelas Ferdinand. Kamis, (2/11/2023)

Baca juga :  Pastikan Keamanan saat Nataru, Polresta Palu Gelar Ops Lilin Tinombala

Ia berharap, melalui proses penyelidikan yang cermat dan berkelanjutan, kebenaran seutuhnya tentang insiden ini akan terungkap dan dapat memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

“ Terlepas dari hasil visum yang menunjukkan ketiadaan tanda kekerasan seksual, investigasi tetap berlanjut untuk membawa kasus ini ke arah keadilan yang seutuhnya dan memberikan kepastian hukum dalam upaya menegakkan keadilan bagi korban. “ tegasnya.

Baca juga :  Polresta Palu Tempatkan Personel Polisi di Lokasi Rusaknya Jembatan Buluri

Diketahui meninggalnya pelajar Sekolah Dasar (SD) berinisial AR sempat menjadi sorotan yang menggemparkan warga Palu lantaran diduga mengalami kekerasan seksual.

Reporter: Rahmad Nur
Editor: Agus Pebriana