DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Presiden RI Joko Widodo meninjau harga sejumlah komoditas pangan sembari menyapa para pedagang di Pasar Bulan, Kabupaten Gianyar, Selasa (31/10/2023).

Dalam kesempatan itu, Presiden mengatakan hal pertama yang harus mesti diupayakan adalah mendorong bertambahnya produksi bahan pangan.

“Sehingga jika supply (bahan pangan, red ) naik maka harga juga tidak ikut-ikutan naik,” kata Presiden.

Oleh sebab itu, Presiden pun mengharapkan semua lembaga terkait untuk sekarang berfokus pada fase produksi guna mengendalikan harga bahan pangan.

Baca juga :  Presiden Jokowi dan Ibu Negara Salat Idulfitri di Halaman Istana Kepresidenan Bogor

“Mentan saya minta fokus di urusan produksi beras. Sehingga harga yang belum bisa dikendalikan untuk turun lagi, “ tandasnya.

Selain itu Presiden juga berpesan kepada kepala daerah untuk mengambil upaya strategis guna mengendalikan kenaikan harga komoditas terutama bahan pangan.

“Kepala daerah saya perintahkan untuk mengintervensi jika ada kenaikan komoditas apapun dengan anggaran tidak terduga baik untuk distribusi, produksi atau lainnya. Untuk di Bali saya kira masih baik ( harga komoditas, red),” kata Presiden.

Baca juga :  Tingkatkan Tata Kelola Program Kartu Prakerja, Presiden Teken Perpres 76 Tahun 2020

Presiden dalam kesempatan tersebut juga memberikan bantuan sembako serta modal usaha kepada pedagang pasar dan pedagang kaki lima yang kebetulan berada di lokasi. Tak lupa, ia juga membagi-bagikan kaos kepada warga yang berkerumun.

Selanjutnya, Presiden juga juga menyerahkan bantuan pangan berupa beras kepada para penerima manfaat yang digelar di Balai Budaya Batubulan, Kabupaten Gianyar.

Baca juga :  Peroleh WTP Sejak 2016, Presiden: Kelola Uang Rakyat Secara Transparan dan Akuntabel

Dalam Rangkaian kegiatan kunjungan kerjanya di Provinsi Bali, Presiden Jokowi juga membuka secara resmi World Hydropower Congress 2023 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja di Provinsi Bali yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Militer Presiden Laksda TNI Hersan. Nampak pula Pj Bupati Gianyar Dewa Tagel Wirasa.

Editor: Agus Pebriana