KMHDI Bali Sampaikan 3 Sikap untuk KTT AIS 2023
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PD KMHDI) Bali memberikan tiga sikap untuk pelaksanaan KTT AIS 2023 yang diselenggarakan di Bali 10-11 Oktober 2023.
Tiga sikap itu dibacakan dalam aksi damai, bertempat di Lapangan Renon, Denpasar, Selasa (10/10/2023).
Dalam pernyataan sikapnya, KMHDI Bali menyampaikan 1) Mendukung dan Mengawal Diselenggarakannya KTT AIS Forum di Bali 10-11 Oktober 2023.
Kemudian, 2) Mengecam segala bentuk pencemaran lingkungan di dunia, dan 3) Mendorong pemerintah Indonesia menjadi inisiator dalam upaya menanggulangi kerusakan lingkungan dunia di KTT AIS 2023.
Diketahui sejak pagi hari puluhan aktivis KMHDI sudah mulai berdatangan dan memadati monumen Bajra Sandhi Renon. Mereka membawa spanduk bertuliskan “KMHDI Memanggil, Aksi Damai dan Mimbar Bebas”.
Para aktivis KMHDI ini juga membawa bendera dan selebaran pernyataan sikap. Secara bergantian mereka menyampaikan orasi terkait sikapnya terhadap KTT AIS 2023.
Ketua KMHDI Bali I Putu Esa Purwita menyatakan aksi ini sebagai seruan mendukung pelaksanaan KTT AIS 2023 di Bali yang memberikan stimulus bagi sektor pariwisata di Bali .
“Sikap kami tegas dan jelas KMHDI Bali mendukung dan mengawal pelaksanaan KTT AIS 2023 yang berlangsung di Bali, kami menyadari adanya KTT di Bali secara tidak langsung memberikan stimulus terhadap masyarakat pelaku Pariwisata” ungkapnya.
Disamping itu, Esa mengatakan aksi ini juga sebagai wujud konsistensi KMHDI Bali dalam menyuarakan problematika dalam sektor ekologi international, nasional, maupun regional.
“Dalam momentum ini, selain kita mendukung pelaksanaan KTT AIS, ini juga sebagai konsistensi KMHDI Bali yang selalu terlibat aktif dalam menyuarakan serta memberikan impect positif pada problematika ekologi yang ada,” terangnya.

Tinggalkan Balasan