DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pemerintah Provinsi Bali menggelar kegiatan Pasar Gotong Royong dalam rangka menyambut hari raya Galungan dan Kuningan, bertempat di sisi barat Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar pada Sukra Kliwon Dungulan, Jumat (28/7/2023).

Pada kesempatan tersebut hadir Gubernur Bali Wayan Koster dan Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster yang memborong dagangan yang ditawarkan para pelaku UMKM.

Putri Suastini Koster mengapresiasi pelaksanaan Pasar Gotong Royong yang digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan. Ia menilai, kegiatan ini merupakan ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka.

Baca juga :  Pemprov Bali Hapus Sanksi Piutang Pajak Ranmor, Beri Diskon dan Gratiskan Bea Balik Nama

“Ini bagus, pemerintah memfasilitasi agar pelaku UMKM dapat ruang. Apalagi momentumnya pas yaitu menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini tak hanya berdampak positif bagi pelaku UMKM, tapi juga konsumen, karena mereka dimudahkan dalam memperoleh kebutuhan hari raya seperti janur, pisang, buah-buahan dan jajan khas Bali yang biasa digunakan sebagai persembahan seperti jaje gina, kaliadrem dan lainnya.

Kesempatan itu juga dimanfaatkan Putri Koster untuk mensosialisasikan sejumah regulasi yang telah dikeluarkan Pemprov Bali. Salah satu yang menjadi penekanannya adalah Peraturan Gubernur Provinsi Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

Baca juga :  Pemprov Bali Keluarkan Tiga Intruksi Perkuat Mitigasi Bencana Jelang Puncak Musim Hujan

“Ibu lihat sudah bagus, sudah disiapkan tas ramah lingkungan bagi konsumen yang kebetulan tak membawa dari rumah. Ini artinya para pedagang sudah makin sadar,” ucapnya.

Putri Koster berharap implementasi Pergub ini dilaksanakan makin optimal dengan mencarikan alternatif kemasan jajan banten yang saat ini masih terbungkus plastik. “Coba ini dipikirkan kemasan yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya

Diketahui Pasar Gotong Royong Pemprov Bali ini melibatkan 90 pelaku UMKM. Selain menawarkan berbagai keperluan banten, Pasar Gotong Royong juga menggandeng pelaku UMKM di bidang sandang dan kuliner. Untuk kebutuhan sandang, Pasar Gotong Royong memberi wadah bagi pelaku UMKM di bidang tenun tradisional seperti songket dan endek serta atasan ke pura untuk pria dan wanita.

Baca juga :  Percepat Pemulihan Bali Pasca Banjir, Koster Terbang ke Jakarta Lobi Pemerintah Pusat

Selain itu, di areal Pasar Gotong Royong juga ada stand kuliner yang menjual makanan khas Bali dan makanan kekinian yang menggoyang lidah.

Kegiatan Pasar Gotong Royong mendapat sambutan antusias dari ASN Pemprov dan juga pengunjung Lapangan Puputan Margarana. Mereka membeli berbagai kebutuhan hari raya seperti buah, janur, jajan dan lainnya. Sejumlah pimpinan OPD Pemprov Bali juga hadir mendampingi Gubernur dan Putri Koster.

Editor: Gusti Ngurah