DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI Hanya satu jam, satu ton beras yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar dalam operasi pasar murah di Dusun Buana Sari, Desa Tegal Kerta, Denpasar Barat, Sabtu (8/03/23) ludes terjual. Tampak antusias warga desa setempat sejak pagi telah berbelanja dan memadati lokasi Operasi Pasar untuk berbelanja kebutuhan pangan atau sembako mereka. 

Kebutuhan pangan seperti cabai, tomat, sayur mayur, telor, beras hingga minyak goreng dapat dibeli warga di operasi pasar dengan harga yang lebih murah dari harga pasar. Seperti Beras 10 Kg di pelaksanaan operasi pasar seharga Rp41.500, Minyak Kita Rp 13.500 ribu/liter dan gas elpiji 3 Kg seharga Rp16.000.

Baca juga :  Pemerintah Tetapkan Sanur sebagai Kawasan Rendah Emisi

Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana di sela-sela peninjauan, operasi pasar mengatakan akan semakin gencar melakukan operasi pasar di semua desa/kelurahan untuk menekan harga kebutuhan pokok guna menjaga inflasi. 

Pihaknya pun mengaku inflasi dapat ditekan hingga 0,03% pada bulan April ini.

Baca juga :  Belajar dari Pengalaman, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi Hadapi Banjir di Denpasar

“Kami kutip pada data Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, dari 65 kota di Indonesia yang terdampak inflasi, Kota Denpasar saat ini telah menduduki posisi terendah inflasinya, artinya sejauh ini, kegiatan operasi pasar kami nilai efektif dan memberikan dampak baik untuk perekonomian di Kota Denpasar,” jelas Alit Wiradana yang didampingi Kadis Perindag Nyoman Sri Utari.

Sementara Kadis Perindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari menyampaikan kegiatan operasi pasar akan bergiliran dilaksanakan dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk terus menjaga inflasi kota Denpasar.

Baca juga :  18 Unit Rumah Layak Huni Siap Direalisasikan

“Operasi pasar kali ini dibantu oleh Bulog dengan menyediakan 1 ton beras yang bisa dijual dengan harga terjangkau oleh masyarakat. Selain itu Perumda Pasar Sewaka Dharma Denpasar juga membantu melalui Gerai Sewaka Jaya yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng, cabai, telor,” pungkas Sri Utari.