Gerakkan Roda Organisasi, GP Farmasi Soan ke Kadin Bali
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Kepengurusan baru Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia Provinsi Bali (GP Farmasi Bali) periode 2022-2027, yang dikomandoi Kadek Sudika selaku ketua umum gencar bergerak mensosialisasikan program dan kepengurusan baru ke stakeholder terkait.
Setelah sebelumnya ke Gubernur Bali, kali ini, Kamis (6/04/23), mereka soan ke Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali. Kehadiran Kadek Sudika dan jajaran pengurusnya diterima langsung oleh Ketua Kadin Bali, Made Ariandi.
“Kami dari Kadin, GP Farmasi ini masuk dalam wadah Kadin (anggota Kadin), jadi kami harus mendorong, persoalannya apa, peluangnya dimana, informasinya seperti apa itu ada di Kadin, khususnya di bidang kesehatan, jadi Kadin mendorong itu,” ungkap Made Ariandi, usai pertemuan.
Ke depan, Made Ariandi mengatakan akan melibatkan GP Farmasi dalam pembahasan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dengan pemerintah. “Kebetulan Kadin satu-satunya pihak swasta yang terlibat di dalam TKDN, dalam bidang kesehatan ke depan kita akan libatkan GP Farmasi,” ujarnya.
Made Ariandi mengingatkan perlu sinergi yang baik antara pemerintah dan pelaku usaha, khususnya farmasi, untuk mewujudkan kesehatan masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa, pengusaha daerah memiliki hak 30%. Baik kerja sama nasional maupun internasional, harus melibatkan 30% pengusaha daerah.
“Bidang farmasi menjadi indikator sebuah negara yang ingin sehat masyarakatnya. Farmasi, fasilitas, rumah sakit dan yang lainnya harus bersinergi. Sesuai dengan program ke atas yang menjadi kebijakan pemerintah,” katanya.
Di kesempatan sama, Ketua GP Farmasi Bali, Kadek Sudika mengungkapkan kedatangannya ke Kadin Bali, selain memperkenalkan jajaran pengurus baru GP Farmasi, juga meminta dukungan Kadin Bali bagi usaha farmasi.
“Kadin adalah induknya GP Farmasi. Jadi kita berkunjung untuk perkenalan pengurus dan membahas program-program. Salah satunya nanti programnya itu berkolaborasi dalam berusaha di bali terkait kesehatan. Kita mengharapkan support dari Kadin dalam berusaha nanti,” ungkapnya.
Kadek Sudika mengatakan saat ini GP Farmasi Bali memiliki 53 anggota pedagang besar farmasi (PBF) dan 100 apotek di seluruh Bali.
Turut hadir mendampinginya dalam kunjungan itu, jajaran pengurus GP Farmasi Bali yakni Tumpal Gultom (Wakil Ketua Umum), Paulus (Bendahara), Bagus Maharjana (Wakil Bendahara), Diara (Sekretaris Umum), Kabid Humas, Kabid Organisasi dan Kabid Pelayanan Anggota.
Sementara dari Kadin Bali, turut hadir mendampingi Ketua Made Ariandi, Dr I Gede Wiryana Patra Jaya (Wakil Ketua Umum Bidang Kesehatan), Agung Wirapramana (Wakil Ketua Umum Digital & NRE), W Sukarba (Wakil Ketua Umum Energi), dan Sagung Tuti (Direktur Eksekutif).

Tinggalkan Balasan