1000 Pinandita Dilibatkan Dalam Doa Bersama Sukseskan G-20
DIKSIMERDEKA.COM, BADUNG, BALI – Dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 pada bulan November 2022 mendatang, Pemerintah Provinsi Bali akan mengadakan doa bersama dengan melibatkan 1000 pinandita, bertempat Peninsula Kawasan ITDC Nusa Dua pada tanggal 26 Oktober 2022.
Hal ini diungkapkan Gubernur Bali, I Wayan Koster saat ditemui di rumah Jabatan Gubernur, Jaya Sabha, Jumat (14/10/2022). Disamping melibatkan pinandita, doa bersama ini juga akan dihadiri oleh pemimpin umat beragama di Indonesia.
“Ini juga akan dihadiri oleh pemimpin umat beragama seperti Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu, dan semuanya. Untuk 1000 pinandita ini akan menggunakan genta,” terang I Wayan Koster.
Koster juga mengatakan bahwa doa bersama ini akan dihadiri oleh sejumlah menteri atau pejabat negara yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan G-20 diantaranya, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Menteri Keunganan, Menteri Luar Negeri, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa, pada hari yang sama akan diadakan doa bersama di masing-masing pura Puseh seluruh desa adat se-Bali dengan melibatkan minimum 100 umat/krama desa adat.
“Saya kira ini satu doa bersama yang akan kita laksanakan sepenuhnya kita lakukan untuk kelancaran dan kesuksesan pertemuan presidensi G-20. Sekaligus juga agar pertemuan tersebut selain akan menghasilkan keputusan bagi negara yang tergabung. Juga bisa bisa bermanfaat bagi Indonesia, khususnya bagi rakyat Bali, dalam rangka pemulihan ekonomi,” terangnya.
Koster menjelaskan, bahwa doa serupa pun pernah digagas dan dilakukan ketika pertemuan IMF dan Bank Dunia yang dilakukan di Bali pada tahun 2018 kemarin.
“Dimanja satu bulan setelah saya dilantik sebagai Gubernur saya melakukan doa yang sama yaitu doa bersama yang sifatnya ada seremonial. Tapi doa tertutup khusuk dan sendiri sudah saya lakukan di delapan pura di Bali,” ungkapnya.
Dalam rangka memperlancar penyelenggaraan KTT G-20, Pemerintah Provinsi Bali pun direncanakan akan memasang sebanyak 2500 penjor di sejumlah titik jalan yang dilintasi para delegasi, tempat pertemuan dan Venue.
“Pemasangan akan dilakukan sekitar tanggal 9 November. Penjor yang dipasang adalah penjor yang istimewa seperti yang dilombakan, pokoknya yang keren banget dan klasik Bali, serta unik dan nilai seninya luar biasa,” terangnya.
Berkaitan dengan dana pembuatan penjor, Koster mengatakan bahwa dana yang digunakan datang dari Pemerintah Provinsi sebesar 3,5 miliyar, yang nantinya diberikan kepada desa adat untuk dikerjakan dan kemudian dipasang. (*/sin)

Tinggalkan Balasan