Perbekel (Pilkel) Desa Abiansemal, IB Bisma Wiratma SH. (Foto: istimewa)

DIKSIMERDEKA.COM, BADUNG, BALI – Perbekel (Pilkel) Desa Abiansemal, IB Bisma Wiratma SH menjadi Perbekel dengan pengelola anggaran dana desa terbaik se-Kecamatan Abiansemal. Predikat tersebut berdasarkan penilaian Pendamping Lokal Desa dari Kementrian Desa untuk Kecamatan Abiansemal.

Untuk mencapai prestasi itu tidaklah mudah. Target penilaian Kementerian Desa masing-masing harus mencapai 75 persen atau pencapaian outputnya di atas 75 persen. Ia menegaskan bahwa yang dinilai output dan realisasi kegiatan.

Baca juga :  Ny. Putri Suastini Koster Memberikan Bantuan Sosial Kepada PERTUNI Badung

“Kalau penilaian kinerja setiap kegiatan yang terealisasi mencapai apa yang menjadi output dari kementerian itu mendapat reward penambahan Rp 209 juta. Tergantung nilai afirmasi dibagi per wilayah. Misalnya, berapa nilai afirmasi Kabupaten Badung segitu dibagi masing-masing sama jumlahnya,” terang Putu Suadiana Pendamping Lokal Desa dari Kementerian Desa untuk Kecamatan Abiansemal, Rabu (27/04).

Putu Sudiana menjelaskan, dalam penilaian Kementerian itu ada Status Desa Mandiri, Desa Maju dan Desa Berkembang. Dan penilaian dititik beratkan terkait transparansi penggunaan anggaran. Ia menyebut jumlah penduduk dan jumlah luas wilayah sangat mempengaruhi anggaran dan untuk penyaluran tergantung dari tingkat desa itu sendiri.

Baca juga :  Ny. Putri Suastini Koster Memberikan Bantuan Sosial Kepada PERTUNI Badung

“Kalau dia Desa Mandiri, transfernya dua tahap. Tahap pertama 60 persen dan tahap kedua 40 persen. Kalau dia Desa Maju 3 tahap. Tahap pertama 40, tahap kedua 40 dan ketiga 20. Kalau Desa Tertinggal dapat lagi reward. Dapat tambahan dana desa lagi,” imbuh Putu Suadiana.

Baca juga :  Ny. Putri Suastini Koster Memberikan Bantuan Sosial Kepada PERTUNI Badung

Ia juga menambahkan bahwa untuk pengelolaan dana desa tergantung pemimpin. Sementara untuk Desa Abiansemal sendiri tahun 2021 semasa kepemimpinan IB Bisma Wiratma disebutkan cukup solid dengan perangkap desa melaksanakan program-program kerja. 

Hal ini dikatakan juga sebagai pemicu bagaimana Perbekel Desa Abiansemal bisa meraih reward. “Saran saya terus ditingkatkan. Semua itu kan tergantung pemimpin dalam pengelolaan anggaran dana desa,” tutup Putu Sudiana. (*/sin)