Workshop keprotokoleran yang digelar di Aula Gedung Doktor Kampus FEB Denpasar, pada Sabtu (12/03). (Foto: istimewa)

DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mahasiswa dalam menyiapkan dan mengatur sebuah kegiatan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana menyelenggarakan workshop keprotokoleran, di Aula Gedung Doktor Kampus FEB Denpasar, pada Sabtu (12/03).

Menghadirkan dua narasumber, yakni I Ketut Mangku Budiasa, S.Pt., M.Si. selaku Ketua Protokol Unud, dan Made Dwi Setyadhi Mustika, SE., M.Si. selaku Staf Protokol Unud, workshop ini dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FEB Unud, Dr. I Gde Kajeng Baskara, SE., Ak., MM.

Workshop keprotokoleran yang digelar di Aula Gedung Doktor Kampus FEB Denpasar, pada Sabtu (12/03). (Foto: istimewa)

Dalam sambutannya, Kajeng Baskara mengapresiasi langkah BEM FEB Unud dalam memfasilitasi para mahasiswa untuk memahami aturan protokoler dalam penyelenggaraan sebuah acara. “Workshop Protokoler tingkat mahasiswa ini, baru satu-satunya di Universitas Udayana, dan semoga bisa menjadi role model bagi lembaga mahasiswa lainnya dalam memastikan aturan penyelenggaraan acara,” harap Kajeng Baskara.

Baca juga :  Unud Persiapkan IAB Annual Meeting 2023

Dalam workshop ini, Ketua Protokol Unud, Mangku Budiasa menjelaskan dasar–dasar pelaksanaan protokoler dan hal–hal yang perlu diperhatikan oleh protokol mengenai tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan kepada seseorang sesuai dengan jabatan atau kedudukannya. Selain itu, Mangku Budiasa juga menjelaskan mengenai pelaksanaan keprotokoleran pada saat situasi normal yang melibatkan banyak orang secara langsung maupun pelaksanaan keprotokoleran di masa pandemi.

Baca juga :  Kuliah Umum Unud Hadirkan Mahfud MD

Sementara Staf Protokol Unud, Dwi Setyadhi memaparkan tentang aturan tata acara dan pembawa acara. Menurutnya, garda depan dalam sebuah pelaksanaan acara adalah seorang pembawa acara. “Pembawa acara memiliki peran yang sangat vital dalam sebuah acara. Jika aturan protokoler sudah diterapkan dengan baik, tata acara sudah disusun dengan baik, tapi jika pembawa acara tidak paham dengan aturan acara yang dibawakan, semuanya akan menjadi buyar,” papar Dwi Setyadhi.

Baca juga :  FP Unud Hadirkan Enam Pembicara Luar Negeri dalam Seminar Internasional

Workshop protokoler ini diakhiri dengan sesi diskusi dan praktik langsung yang dipandu oleh kedua narasumber. Mangku Budiasa pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada BEM FEB Unud dan seluruh peserta workshop atas penyelenggaraan acara yang luar bias ini. Kedepan Mangku Budiasa berharap, kegiatan workshop ini dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa FEB Unud khususnya, dan seluruh mahasiswa Unud pada umumnya. (*/sin)

Sumber: Unud.ac.id