DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – India mengalami lonjakan kasus COVID-19 yang sangat tinggi di India. Lonjakan ini terjadi di saat program vaksinasi di negara tersebut telah sukses dan jumlah kasus penularan COVID-19-nya pun telah menurun.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi COVID-19 Jelang Idulfitri, yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/04).

Lonjakan tersebut, ujarnya, terjadi selain karena adanya varian baru virus Corona, juga karena ketidakwaspadaan yang dipicu oleh tingginya capaian vaksinasi dan menurunnya jumlah kasus di negara tersebut.

Baca juga :  Lebih dari 132.000 Tenaga Kesehatan Telah Divaksinasi COVID-19

“Penyebabnya ada dua, yang pertama adalah mutasi baru, sudah masuk juga di Indonesia, walaupun kita masih sangat sedikit insidennya. Yang kedua, yang paling penting adalah karena mereka sudah vaksinasinya tinggi, jumlah konfirmasi kasusnya menurun, mereka lupa, mereka kurang waspada, mereka mengendurkan protokol kesehatan (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak),” ujar Menkes.

Baca juga :  Kemenkes Sediakan Layanan Registrasi via WA Bagi Penerima Vaksinasi COVID-19

Untuk itu Budi G. Sadikin mengingatkan seluruh pihak untuk tetap waspada, meskipun terdapat penurunan laju penularan COVID-19 dan keterisian rumah sakit, buah dari sejumlah kebijakan yang terus dilakukan pemerintah, seperti pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) dan program vaksinasi.

“Tolong kita jaga diri kita, kita tetap waspada, kita tetap hati-hati, kita tetap disiplin menjalankan protokol 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak), kita tetap mematuhi aturan PPKM Mikro yang menurut kami sudah sangat baik jalannya,” tegasnya.

Baca juga :  Pemerintah Mulai Pelaksanaan Vaksinasi Booster Pada 12 Januari 2022

Menkes menambahkan, jika hal tersebut dapat tetap dijalankan, maka lonjakan kasus penularan COVID-19 akan dapat dihindari.

“Kalau itu bisa kita tetap jalankan, insyaallah di masa Ramadan ini dan Idulfitri, kita tidak usah mengalami seperti yang ada di India. Jadi teman-teman, jangan lupa tetap hati-hati, tetap waspada, jalankan protokol PPKM Mikro, dan selalu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak.” tandasnya. (*/sin)