DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) meminta kepada para wisatawan yang berkunjung ke Bali selama libur natal dan tahun baru ini, agar menerapkan protokol kesehatan secara disiplin selama berwisata di Bali dan tidak perlu merasa khawatir karena destinasi wisata maupun akomodasi wisata di Bali telah menerapkan dan tersertifikasi CHSE.

Hal tersebut diungkapkan Wagub Cok Ace saat menjadi salah satu narasumber dalam wawancara Pariwisata dengan TVRI Sumatera Selatan yang dilakukan secara online melalui aplikasi Skype dari Kantor Diskominfos Provinsi Bali, Kamis (24/12).

Baca juga :  Penanganan Covid-19 Semakin Membaik, 14 Oktober Pintu Wisman Bali Dibuka

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace menyampaikan bahwasannya sejak dibukanya Bali untuk pariwisata domestik pada Bulan Juli lalu, Bali telah melakukan  penerapan protokol kesehatan baik destinasi wisata maupun di sarana akomodasi baik itu hotel, villa maupun restaurant. Dalam penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment ) ini telah dilakukan sertifikasi baik oleh Pemerintah Provinsi maupun kabupaten/ kota sehingga baik destinasi wisata maupun hotel telah memenuhi standar penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. 

Baca juga :  Tingkatkan Kesadaran Pariwisata Bebas Limbah, Fakultas Pariwisata Unud Gelar Webinar Internasional

Dalam menyikapi datangnya libur Natal dan Tahun Baru, Wagub Cok Ace menyampaikan sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat maka Pemerintah Provinsi Bali telah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Bali no 2021 Tahun 2020 yang mengatur tentang pelaksanaan kegiatan masyarakat selama libur natal dan menyambut tahun baru. Dimana salah satunya mengatur tentang kewajiban menunjukkan hasil tes PCR negatif bagi wisatawan yang akan ke Bali melalui jalur udara dan wajib hasil Rapid Antigen negatif bagi yang melalui jalur darat / pelabuhan.

Baca juga :  Bangkitkan Pariwisata Bali, Kemenpar dan Dispar Gelar Educational Trip 'We love Bali'

Pengetatan ini dilakukan tidak hanya semata mata demi keamanan dan keselamatan masyarakat Bali tetapi juga untuk keamanan dan keselamatan para wisatawan yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia yang berwisata ke Bali. (*/sin)