DIKSIMERDEKA.COM – Aktivis muda Hindu I Wayan Darmawan, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurutnya, pengerahan armada udara untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) turut mempercepat turunnya hujan di sejumlah wilayah terdampak dalam beberapa hari terakhir.

“Perhatian serius dari Presiden dengan mengerahkan berbagai upaya akhirnya membuahkan hasil. Selain armada udara, dukungan melalui armada darat juga dilakukan,” kata Darmawan di Jakarta, Kamis (30/10/2026).

Darmawan menyebut titik panas dan titik api kini berkurang signifikan. Kualitas udara di sejumlah kota yang sebelumnya memburuk akibat kabut asap juga berangsur membaik dan kembali normal.

Darmawan memaparkan, di Sumatera Selatan TNI Angkatan Udara mengerahkan tiga pesawat, yakni satu Hercules dan dua CASA. Selain itu, satu pesawat Caravan sipil untuk OMC bersiaga di Palembang.

Di Kalimantan Selatan disiagakan lima pesawat, terdiri atas tiga CASA, satu CN, dan satu Hercules. Satu armada lain beroperasi di Kalimantan Tengah, sehingga total enam pesawat dikerahkan di kedua provinsi tersebut.

Pesawat-pesawat itu menyemai es kering (dry ice) dan garam (NaCl) ke awan. Menurut Darmawan, langkah ini mengoptimalkan bibit awan yang berpotensi menjadi hujan, sehingga hujan turun lebih cepat dan intensitasnya meningkat.

Ia menilai keberhasilan upaya tersebut juga tidak lepas dari kehendak Tuhan. “Langkah ini tentu juga merupakan Waranugraha dari Tuhan Yang Maha Esa, sehingga upaya modifikasi dan rekayasa cuaca menjadi berhasil,” ujarnya.

Darmawan juga berterima kasih kepada TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Damkar serta para relawan yang bertugas di lapangan.

“Kita tentu harus menyampaikan terima kasih kepada para relawan, BNPB, Damkar dan TNI-Polri yang telah bekerja keras tanpa lelah dalam mempercepat penanganan kebakaran hutan, kepada para pejuang di garda terdepan yang berjibaku memadamkan api,” ucapnya.

Meski kondisi mulai membaik, Darmawan mengajak publik turut mengawal penegakan hukum terhadap korporasi pelaku pembakaran hutan dan lahan tidak berhenti. Mengawal proses hukum yang tengah ditangani Polri.

“Kita harus mengawal proses hukum pelaku pembakaran hutan yang telah diusut Polri agar korporasi yang terlibat ditindak tegas dan bertanggung jawab memulihkan ekosistem hutan. Mereka mengeruk kekayaan alam, dan rakyat Indonesia yang menjadi korban,” tegasnya.

Editor: Agus Pebriana