DIKSIMERDEKA.COM, BELU – Dugaan pungutan liar (Pungli) terjadi di Terminal Barang Internasional (TBI) Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang berlokasi di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tepatnya di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Setiap sopir yang melintas ke Timor Leste dipungut biaya berlapis tanpa kwitansi, berdasarkan testimoni sejumlah eksportir.

Temuan tersebut diungkapkan oleh Ombudsman RI Perwakilan NTT saat melakukan sidak ke wilayah itu beberapa waktu lalu.

TBI ini diresmikan pada September 2023 dan baru mulai berfungsi pada Juli 2026 sebagai gerbang utama dan pusat pengendalian logistik, ekspor, serta impor antara Indonesia dan Timor Leste dengan sistem satu atap.

Fungsi Utama TBI adalah sebagai tempat kegiatan bongkar muat barang, konsolidasi barang, perpindahan moda transportasi (intramoda dan antarmoda), serta area parkir angkutan barang

Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman NTT, Yosua P. Karbeka mengatakan, berdasarkan testimoni sejumlah eksportir di wilayah tersebut, driver kendaraan eksportir yang melintas menuju Timor Leste kerap dikenakan pungutan biaya untuk registrasi sebesar Rp 100.000 di Pos Pamtas dan Rp 50.000 di pos lalu lintas

Tak hanya itu sejumlah kendaraan yang masuk ke dalam area PLBN juga harus membayar lagi Rp 50.000 di pos TNI.

Ia memperkirakan, jika rata-rata setiap hari 20 eksportir melintas, artinya ada pungutan tidak resmi sebesar Rp 4 juta/hari. Dalam 26 hari kerja ada pungutan yang tidak masuk kas negara sebesar Rp 104 juta/bulan.

“Jenis pungutan tersebut tidak termasuk dalam tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Polri dan TNI, semua pungutan dilakukan tanpa bukti bayar atau kwitansi. Dengan demikian untuk sekali melintas, driver harus mengeluarkan biaya tambahan minimal Rp 200.000” kata Yosua melalui keterangannya, Senin 27 Oktober 2026.

Yosua pun meminta Bupati, Kapolres, Dandim dan Kepala TBI PLBN di Kabupaten Belu agar melakukan koordinasi guna menyelesaikan keluhan para eksportir dan importir.

Menurutnya, sebagai pintu masuk eksport import Indonesia – Timor Leste, TBI harus menjadi wajah negara di mata negara lain. Karena itu pelayanan yang mudah, murah, cepat dan transparan harus menjadi hal utama.

Reporter: Berto Davids