DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Upaya untuk memperluas akses literasi anak di wilayah Serangan terus digalakan. Salah satunya lewat kerjasama antara PT Bali Turtle Island Development (BTID), pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar melalui layanan Mobil Perpustakaan Keliling (Pusling), Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang menyasar siswa SD Negeri 2 dan SD Negeri 3 Serangan ini merupakan bagian dari program PARTA (Perpustakaan di Ruang Terbuka) yang diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar.

Program tersebut menghadirkan beragam koleksi bacaan langsung ke ruang publik dan lingkungan sekolah untuk mendekatkan buku kepada anak-anak.

Upaya penguatan literasi ini menjadi penting di tengah dinamika capaian kemampuan membaca siswa sekolah dasar di Denpasar.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, skor literasi jenjang SD pada 2025 tercatat 86,85, turun dari 88,5 pada 2024. Sementara itu, skor numerasi meningkat dari 75,54 menjadi 81,81 pada periode yang sama.

Melalui layanan perpustakaan keliling, siswa mendapat kesempatan mengakses lebih banyak bahan bacaan tanpa harus pergi ke pusat kota. Kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui booth dari mitra penyedia alat tulis kantor dan perlengkapan sekolah.

Para siswa mendapat suvenir ketika berani menjawab pertanyaan atau menceritakan kembali buku yang telah dibaca.

Salah satu siswa kelas VI, Putu Mikhaila Chandra Kirana, mengaku senang dengan kehadiran perpustakaan keliling di sekolahnya. Ia mengatakan menyukai buku bertema sejarah dan astronomi.

“Senang! Biasanya suka baca sejarah sama astronomi, terima kasih sudah hadirkan perpustakaan keliling di sekolah kami,” ujarnya.

Kepala SD Negeri 3 Serangan, I Wayan Parta, mengapresiasi kolaborasi antara sekolah, BTID, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, serta pihak mitra. Menurutnya, layanan tersebut membantu sekolah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas literasi.

“Sebelumnya saya ingin berterima kasih atas fasilitasi dari perpustakaan keliling yang sudah membantu, karena sekolah kami memang ada keterbatasan di bidang literasi. Jadi dengan adanya perpustakaan keliling ini sangat-sangat membantu, anak-anak punya pilihan bacaan yang lebih banyak,” kata Parta.

Ia menambahkan, kerja sama dengan Kura Kura Bali telah berlangsung sebelumnya dan dirasakan manfaatnya oleh SD Negeri 2 maupun SD Negeri 3 Serangan. Letak sekolah yang relatif jauh dari pusat kota membuat layanan jemput bola seperti perpustakaan keliling semakin dibutuhkan.

Kepala Departemen Komunikasi BTID, Zefri Alfaruqy, mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung program pendidikan yang inklusif dan melibatkan partisipasi berbagai pihak.

Dalam kegiatan kali ini, koleksi buku yang disalurkan merupakan hasil donasi langsung dari karyawan BTID untuk menambah bahan bacaan bagi siswa di kedua sekolah tersebut.

“Melalui dukungan ini, serta digelarnya kembali fasilitas mobil perpustakaan keliling, kami berharap anak-anak di sekitar kawasan memiliki kesempatan untuk mendapat pilihan bacaan yang lebih beragam dan makin semangat menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari,” ujar Zefri.

Koordinator Mobil Perpustakaan Keliling Tingkat SD, Kadek Juli Artana, mengatakan kunjungan ke SD Negeri 2 dan SD Negeri 3 Serangan merupakan yang ketiga kalinya. Ia berharap program PARTA dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan literasi siswa.

“Untuk SD 3 dan SD 2 Serangan ini lokasinya cukup jauh dari kota. Semoga kegiatan PARTA ini bermanfaat, bisa berlangsung dengan baik, serta anak-anak bisa mendapatkan literasi yang baik,” kata Kadek.

Staf Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Fajar Swastiana, berharap program tersebut dapat mendorong peningkatan literasi sekaligus menumbuhkan kegemaran membaca di tengah perkembangan teknologi.

Melalui kolaborasi antara BTID, pemerintah daerah, sekolah, dan mitra terkait, akses terhadap bahan bacaan diharapkan semakin luas. Kehadiran perpustakaan keliling juga diharapkan membantu menumbuhkan kebiasaan membaca di kalangan anak-anak Serangan melalui kegiatan belajar yang interaktif dan menyenangkan.

Editor: Agus Pebriana