Trans Metro Dewata Alami Lonjakan Penumpang di Tengah Kelangkaan BBM
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR -Transportasi publik Trans Metro Dewata (TMD) tercatat mengalami lonjakan penumpang di tengah kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali I Kadek Mudarta mengatakan lonjakan penumpang terjadi dalam dua hari terakhir.
Berdasarkan hitungan Dishub, lonjakan penumpang mencapai sekitar 14 persen.
“Kalau tanggal 13 Oktober, kira-kira naik 14 % dibandingkan rata-rata harian tanggal 1-11 Oktober,” ungkap Mudarta saat dihubungi lewat sambungan telepon, Rabu (14/10/2026).
Mudarta mengatakan pada Senin (12/10/2026), jumlah penumpang tercatat 5591 orang, lalu pada Selasa (13/10/2026) naik menjadi 6353 orang.
Sementara itu, ketika hari normal rata-rata penumpang per hari sebesar 5000 untuk bulan Januari-Juni, lalu Juli 5200, Agustus 5500, dan September 5400.
Meski mengalami lonjakan penumpang, Mudarta mengaku kelangkaan BBM turut juga mempengaruhi layanan TMD, salah satunya yaitu waktu tempuh armada yang makin lama akibat kemacetan serta kehilangan beberapa ritase layanan.
“Di sisi lain, terdapat dampak positif berupa kenaikan jumlah penumpang,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Satria Trans Jaya Ketut Edi Dharma Putra mengatakan layanan TMD sedikit mengalami gangguan akibat kelangkaan BBM.
Salah satunya adalah total layanan dan total jalan TMD yang berkurang akibat efek kemacetan yang ditimbulkan dari antrean BBM di SPBU.
Meski mengalami pengurangan, total unit bus TMD yang dikerahkan tetap sebanyak 69 unit setiap hari.
Reporter: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan