Bidik WCD 2031, Koster Optimistis Bali Mampu Jadi Tuan Rumah
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungan terhadap pencalonan Bali sebagai tuan rumah World Congress of Dermatology (WCD) 2031. Ajang internasional yang mempertemukan para ahli dan praktisi dermatologi dari berbagai negara tersebut dinilai berpotensi memberikan dampak positif bagi pariwisata, perekonomian, sekaligus memperkuat jejaring kesehatan internasional Bali.
Koster menilai Bali memiliki pengalaman dan kapasitas dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan berskala internasional. Infrastruktur pariwisata, fasilitas pertemuan, serta dukungan sumber daya manusia menjadi modal penting untuk meyakinkan dunia internasional bahwa Bali layak menjadi lokasi penyelenggaraan WCD 2031.
Menurutnya, penyelenggaraan kongres dunia di Bali tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor kesehatan, tetapi juga membuka peluang bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Kehadiran ribuan delegasi dari berbagai negara dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
“Bali memiliki pengalaman menjadi tuan rumah berbagai event internasional. Karena itu, saya mendukung Bali untuk menjadi tuan rumah World Congress of Dermatology 2031,” ujar Koster.
Ia juga melihat penyelenggaraan WCD 2031 sebagai peluang untuk memperkuat posisi Bali sebagai destinasi health tourism dan pusat pertemuan internasional. Kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, akademisi, serta pelaku industri pariwisata dinilai penting untuk mempersiapkan pencalonan tersebut.
Koster berharap proses bidding dapat berjalan optimal dan Bali mampu memperoleh kepercayaan untuk menjadi tuan rumah WCD 2031. Selain membawa nama Bali ke tingkat dunia, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama internasional di bidang kesehatan dan dermatologi.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan pengalaman Bali dalam menggelar berbagai agenda global, pencalonan sebagai tuan rumah WCD 2031 diharapkan semakin memperkuat citra Bali sebagai destinasi internasional yang mampu menggabungkan sektor pariwisata, ekonomi, dan kesehatan.

Tinggalkan Balasan