Dembele Menjawab Kritik Lewat Performa Bintang Lima di UCL

PARIS DIKSIMERDEKA.COM Sang juara bertahan akhirnya bangun dari tidur lelap! Paris Saint-Germain (PSG) sukses memulai kampanye mempertahankan gelar Liga Champions dengan kemenangan brutal. Tampil di hadapan publik Parc des Princes, Rabu malam, Les Parisiens sukses mencukur habis Slovan Bratislava dengan skor telak 6-1.

Aktor utama di balik pembantaian ini? Siapa lagi kalau bukan peraih Ballon d’Or, Ousmane Dembélé. Sempat memble di awal musim, bintang asal Prancis ini akhirnya pecah telur dengan memborong dua gol sekaligus mencatatkan dua assist manis.

Umpan-umpan matang Dembélé itu berhasil dikonversi dengan sempurna oleh rekrutan anyar dari Barcelona, Ferran Torres. Penyerang berpaspor Spanyol tersebut sukses mencetak hat-trick ciamik, menambah pundi-pundi golnya menjadi lima sejak berlabuh ke Paris pada bursa transfer musim panas lalu.

Bagi Dembélé, ini adalah titik balik yang sangat krusial. Bintang Piala Dunia Prancis ini sebelumnya menjalani awal musim domestik yang sangat membuat frustrasi.

“Kami senang dan saya juga senang dengan penampilan saya,” ujar Dembélé usai laga. “Setelah awal yang cukup sulit di mana saya tidak banyak bermain, saya senang hari ini, memiliki [waktu bermain] 60 menit di kaki saya.” ujarnya seperti yang dilansir ESPN.

Baca juga :  Atletico Madrid Singkirkan Barcelona! Simeone: ‘Indah Rasanya Jadi 4 Besar Eropa’

Jadwal padat usai mengantar Prancis hingga semifinal Piala Dunia (sebelum tumbang dari Spanyol pada 14 Juli) diakui menjadi biang kerok lambatnya ia panas musim ini. “Saya juga perlu memulihkan kondisi fisik. Karena setelah Piala Dunia, saya tidak punya banyak waktu libur,” dalihnya.

Sebelumnya, performa Dembélé memang mengundang kritik tajam. Ia ditarik keluar saat turun minum pada laga pembuka Ligue 1 melawan Rennes (imbang 2-2), diparkir oleh pelatih Luis Enrique di laga kontra Lille, dan tampil tak bertaji saat masuk sebagai pemain pengganti ketika PSG dipermalukan Monaco 1-2 Jumat pekan lalu.

Namun, magisnya kembali di Liga Champions. Dembélé membuka keunggulan PSG pada menit ke-17 dengan merebut bola rebound tembakan Nuno Mendes yang membentur tiang. Tak butuh waktu lama, pada menit ke-23, ia mencetak gol keduanya lewat sundulan tajam memanfaatkan umpan silang dari sayap kanan yang dikirim oleh gelandang muda berusia 18 tahun, Dro Fernández.

Pelatih Slovan Bratislava, Yaya Touré, bahkan tak segan melempar pujian setinggi langit untuk Dembélé.

“Hari ini dia bermain di level 200% dan dia benar-benar melukai kami hari ini — dia adalah pemain yang luar biasa,” puji mantan bintang Manchester City tersebut. “Saya tidak bisa menempatkan tiga atau empat pemain untuk menjaganya, jika tidak, akan ada ruang kosong di mana-mana.”

Baca juga :  Prediksi Sporting Lisbon vs Arsenal: Terancam Tersingkir, Arteta di Ujung Tekanan!

Dominasi Dembélé berlanjut saat ia melepaskan umpan matang yang diselesaikan dengan dingin oleh Torres. Sang bintang Prancis itu bahkan nyaris mencetak hat-trick andai tembakan jarak dekatnya tidak membentur mistar gawang.

Kemenangan ini laksana oase di tengah gurun bagi skuad asuhan Luis Enrique. Sebelum melumat Slovan, PSG tampil hancur-hancuran dengan gagal menang di empat laga beruntun, kebobolan tujuh gol, dan harus rela kehilangan trofi Piala Super Prancis usai dibungkam Lens.

“Mencetak gol, membuat assist, meraih kemenangan, itulah semua yang saya sukai dari sepak bola! Kami memiliki awal yang buruk,” tambah Dembélé. “Entah itu di Piala Super di mana kami kalah dari Lens, atau di liga, kami kesulitan. Tapi malam ini luar biasa. Kami harus terus seperti ini. Kami harus menjadi lebih menuntut [pada diri sendiri] karena kami adalah tim yang telah memenangkan Liga Champions dua kali, dan setiap tim ingin mengalahkan kami.”

Baca juga :  Prediksi Inter Milan vs Bodo/Glimt: Misi Comeback Nerazzurri di San Siro

Di atas kertas, laga ini memang terlalu berat sebelah. PSG tampil beringas dengan mencatatkan total 35 tembakan, di mana 13 di antaranya tepat sasaran!

Gol kedua Torres yang tercipta tak lama setelah babak kedua dimulai menjadi bukti kelasnya. Menerima umpan brilian dari Maghnes Akliouche, Torres melakukan satu sentuhan ciamik sebelum melepaskan tembakan melengkung dari tepi kotak penalti. Torres melengkapi hat-trick -nya pada menit ke-57 lewat sontekan usai menerima sepak pojok Dembélé.

Slovan sempat mencetak gol hiburan lewat penyelesaian akhir apik dari Suleiman Camara. Namun, koordinasi lini belakang Slovan yang amburadul membuat PSG dengan mudah menambah gol keenam jelang laga usai melalui aksi Fabián Ruiz.

Eksperimen lini depan Luis Enrique tampaknya mulai membuahkan hasil. Setelah ditinggal Bradley Barcola (hengkang ke Liverpool) dan striker Gonçalo Ramos (ke AC Milan), trio Torres, Dembélé, dan Akliouche terbukti mampu tampil padu mengacak-acak pertahanan lawan. Sementara itu, bintang baru mereka lainnya, Khvicha Kvaratskhelia, masih disimpan di bangku cadangan. Kehadirannya tentu akan membuat lini serang PSG makin mengerikan di laga-laga selanjutnya.